Beranda » Dua dari Empat Korban Tewas KM Putri Sakinah Ditemukan Tim SAR, Silverius Syukur Desak Pemerintah, Perpanjang Lagi Waktu Pencarian Korban Kecelakaan laut di Labuan Bajo: Pastikan 2 dari 4 korban tewas berhasil ditemukan !
ISTANA NETIZEN.COM – Silverius Syukur, Anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat menyatakan mendesak Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah bersama jajaran terkait untuk memberikan tambahan waktu atau perpanjangan tahap kedua bagi Tim SAR Gabungan yang telah menjalankan pencarian 4 orang Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo, Jum’at malam (26/12/2025)
Desakan Sil, menyusul telah ditemukannya satu lagi korban tewas pada Minggu pagi (4/1/2026) dari total 4 korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat – NTT, Jumat malam (26-12-2025),
Bersyukur dan Respect Terhadap Kerja Keras Tim SAR Gabungan.
Menurut Sil, Pencapaian Tim SAR Gabungan dalam usaha keras dan sungguh-sungguh untuk menemukan mayat korban tewas asal Spanyol 4 orang, menyusul tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan TNK di Labuan Bajo, Jumat malam (26/12/2025), hingga memasuki pencarian hati kesepuluh/ terakhir, Minggu (4/1/2026) telah berhasil menemukan 2 dari 4 korban ; patut disyukuri dan dihargai oleh semua pihak.
” Kita patut bersyukur dan respect terhadap usaha ekstra keras dan sungguh-sungguh dari Tim SAR gabungan. Usaha pencarian 4 korban tewas tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo sehari setelah perayaan Natal 25 Desember 2025, sudah mulai membuahkan hasil. Terbukti memasuki hari kesepuluh / terakhir pada Minggu tanggal 4 Januari, Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan satu korban lagi setelah sebelumnya berhasil menemukan 1 dari 4 korban. Artinya, sudah ditemukan 2 dari 4 korban. Fakta ini meyakinkan banyak pihak termasuk kami di DPRD Kabupaten Manggarai Barat bahwa masih ada tanda-tanda bahwa harapan untuk menemukan semua korban tewas 4 orang itu akan terwujud, namun waktu pencarian akan berakhir hari ini. Olehnya, Saya selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat mendesak Pemerintah untuk kasih tambahan waktu, atau perpanjangan waktu pencarian korban tahap kedua kepada Tim SAR untuk melanjutkan pencarian hingga menemukan 2 dari 4 korban tewas yang tersisa, sehingga keempatnya bisa ditemukan,” ungkap Sil melalui sambungan telepon selulernya kepada media ini, Minggu siang (4/1/2026)

Desakan dari Sil, perlunya Pemerintah Pusat melalui Kementrian terkait, maupun Pemerintah Daerah ; Gubernur NTT, Polda, dan Tim SAR untuk menambah lagi waktu pencarian korban setelah berakhirnya pencarian pada perpanjangan waktu tahap 1 selama 3 hari sejak tanggal 2-4 Januari 2026, menyusul pencarian korban oleh Tim SAR gabungan sejak 26 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 telah menemukan 1 dari 4 korban tewas. Kemudian Tim SAR kembali berhasil menemukan korban kedua persis saat memasuki hari terakhir pencarian korban pada perpanjangan waktu tahap 1 sejak 2 – 4 Januari 2026.
Perpanjangan Waktu Pencarian Tahap Kedua
Sil meyakini jika waktu pencarian korban diperpanjang lagi untuk kedua kalinya terhitung sejak tanggal 5 Januari, usaha pencarian 2 korban dari total 4 korban tewas pasti berhasil.
” Tambahan Temuan Tim SAR gabungan 1 lagi korban tewas pada hari ini, memberikan kita harapan dan keyakinan bahwa Tim SAR pasti akan berhasil menemukan 4 korban tewas jika dikasih tambahan waktu yang kedua kalinya untuk melanjutkan pencarian korban. Untuk itu Saya selaku Wakil Rakyat sekaligus sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat mendesak Pemerintah Pusat, Kementrian terkait, Pemerintah Daerah ; Gubernur NTT , Polda NTT, dan Tim SAR untuk memperpanjang lagi waktu pencarian korban, hingga 2 korban tewas yang tersisa bisa ditemukan semuanya,” tegas Politisi Senior PDI Perjuangan yang sudah 25 tahun dipercayakan oleh masyarakat Manggarai Barat sebagai Wakil Rakyat dari Dapil 1 yang meliputi 4 kecamatan : Boleng, Komodo, Mbeliling, dan Sano Nggoang.
Penemuan Jenazah Diduga Pelatih Valencia di Perairan Pulau Rinca.
Melansir Kompas.com, 4 Januari 2026, disampaikan oleh Kabidhumas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Kombes Pol Henry Novika Chandra. Pihaknya mengungkapkan bahwa Polda NTT bersama tim SAR gabungan menemukan satu jenazah berjenis kelamin laki-laki dewasa, Warga Negara Asing (WNA) Spanyol saat melakukan penyisiran pada Minggu pagi.
” Jenazah ditemukan sekitar pukul 08.47 WITA di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), saat tim SAR gabungan melaksanakan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi kejadian kapal tenggelam,” kata Hendry saat dihubungi, Minggu. Dia menerangkan, satu jenazah pria dewasa warga negara Spanyol itu ditemukan tim SAR gabungan di perairan Selat Padar.
Jenasah Telah Dievakuasi
Menurut Hendry, saat ini jenazah telah dievakuasi untuk proses pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.

“Proses evakuasi jenazah dilakukan menggunakan Kapal KN SAR Punta Dewa milik Basarnas dan dibawa menuju Labuan Bajo. Sekitar pukul 10.15 WITA, jenazah tiba di Pelabuhan Labuan Bajo dan langsung dievakuasi ke RSUD Komodo untuk dilakukan visum et repertum serta proses identifikasi oleh tim medis dan Biddokkes Polda NTT sesuai prosedur Disaster Victim Identification (DVI)” ujarnya.
Hendry menegaskan bahwa seluruh proses evakuasi dan identifikasi dilakukan secara profesional, humanis, dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta instansi terkait
Pencarian Dilanjutkan
Sebelumnya, Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman mengatakan, jenazah pria itu ditemukan mengambang di perairan Pulau Rinca sekitar 1 nicotalmile dari lokasi kejadian.
“Tepat pukul 08.47 Wita pagi tadi tim SAR gabungan menemukan satu jenazah diduga korban KM. Putri Sakinah pada koordinat 8°36’32.58″S – 119°36’32.22″E dan jarak penemuan korban dari LKK sejauh 1.13 Nautical Mile,” kata Fathur, Minggu.
Meski tidak dirinci dilanjutkan berapa lama, Fatur menyebutkan, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap dua korban yang masih hilang.
Sebagaimana diberitakan, kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, persis sehari pasca perayaan Natal pada Jumat malam, 26 Desember 2025.
Editor : Redaksi
Copyright © 2025 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by PT Rumah Media Cyber.