Beranda » Respon Cepat Laporan Mahasiswa, Mentan Cabut Izin Distributor Pupuk Subsidi : Ketua LMI NTT Desak Audit Total Distribusi Pupuk Subsidi di 4 Kabupaten di Flores !
ISTANA NETIZEN.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencabut izin distribusi pupuk subsidi hanya 10 menit setelah menerima laporan dugaan pelanggaran dari mahasiswa. Langkah tegas ini diambil untuk memperbaiki tata kelola pupuk dan menjaga produktivitas pangan nasional.

“Dicabut izinnya, tadi sudah dicabut. Cuma 10 menit dicabut karena pencabutan izinnya melalui sistem online. Terima kasih mahasiswa, inilah yang kita harapkan,” kata Mentan usai berdiskusi dengan sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026, dikutip dari sawitindonesia.com
Respon Langsung di Hadapan 118 Perwakilan BEM
Diskusi tersebut dihadiri sekitar 118 perwakilan mahasiswa dari berbagai daerah. Mentan langsung menindaklanjuti dua laporan yang disampaikan dalam forum itu.
_Laporan pertama, dugaan peredaran bawang merah ilegal di Sumatera Utara yang merugikan petani lokal. Mentan langsung mencoba menghubungi aparat penegak hukum di wilayah tersebut melalui sambungan telepon.
“Nah itu ditangkap, masukkan penjara. Kapan negeri ini bisa makmur kalau ada pembiaran? Sama dengan beternak kejahatan di republik ini,” tegasnya.
Menurut Mentan, praktik ilegal tersebut tidak boleh dibiarkan karena dapat merusak harga pasar dan melemahkan kesejahteraan petani.
_Laporan kedua, kelangkaan pupuk subsidi bagi petani bawang merah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Meskipun belum merinci pihak yang terlibat dalam praktik mafia pupuk, Mentan berjanji akan segera menelusuri distribusi pupuk di wilayah tersebut dan memastikan tidak ada penyimpangan.
“Terima kasih mahasiswa. Inilah yang kita harapkan. Kalau ada pelanggaran, laporkan. Tidak boleh ada pembiaran. Kita berantas mafia, kita tindak tegas,” ucap Mentan.
Peringatan Keras untuk Mafia Pupuk !
Sikap tegas Mentan ini menjadi peringatan keras bahwa pemerintah tidak akan mentolerir pihak yang berspekulasi dengan pupuk subsidi demi memperkaya diri dan kelompoknya.
Siapapun yang merugikan petani penerima manfaat program nasional pupuk subsidi akan ditindak tegas oleh pemerintah bersama jajarannya.
LMI -NTT Desak Audit Total di Manggarai Timur
Menanggapi langkah Mentan, Ketua Lembaga Monitoring Independen Nusa Tenggara Timur (LMI-NTT) Marsel Adrianus Pelealu (MAP) ditemui di kediamannya di Borong, Desa Nanga Labang Kec.Borong, Kab.Manggarai Timur, Flores – NTT pada Rabu (8/5/2026) menyatakan mendesak pihak Kementan di Jakarta agar audit total juga dilakukan di 22 kabupaten dan kota di NTT, termasuk secara khusus di 9 kabupaten di Kepulauan Flores. Bahkan secara khusus MAP meminta perhatian serius Kementan untuk segera melakukan audit total tata kelola pupuk subsidi di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada.
“Kami apresiasi keberanian Pak Mentan. Tapi jangan berhenti di NTB. Tindakan tegas Kementan juga dibutuhkan Di NTT, khususnya di Manggarai Timur, petani kopi dan jagung juga menjerit karena pupuk subsidi sulit didapatkan oleh para petani di musim tanam. Saat yang sama, pupuk dijual bebas di banyak kios milik warga dengan harga yang sangat tinggi melampaui HET. LMI-NTT minta Kementan turun audit semua distributor di Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur hingga Kabupaten Ngada. Jangan sampai ada mafia yang kebal hukum karena nebeng kekuasaan,” tegas MAP
Menurutnya, kelangkaan pupuk subsidi di hampir semua kabupaten di NTT, tak terkecuali di wilayahnya di Kabupaten Manggarai Timur sudah jadi penyakit tahunan yang mematikan produktivitas petani kecil.
“ Kelangkaan Pupuk Subsidi bukan hanya di Sumatera Utara dan NTB. Kalau pihak otoritas pertanian nasional Jakarta bisa 10 menit cabut izin di Sumatera Utara dan NTB, di NTT khususnya di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur dan Ngada, bahkan semua Kabupaten di NTT juga bisa. Terutama untuk Kabupaten Manggarai Timur yang kerap terjadi kelangkaan pupuk subsidi saat musim tanam tiba. Asal ada kemauan dari pihak Kementan bersama jajaran terkait di daerah, dan LMI NTT siap bantu suplai data indikasi praktik mafia pupuk subsidi yang berujung pada kelangkaan pupuk subsidi musim tanam tiba. Kelangkaan Pupuk Subsidi saat musim tanam tiba sangat merugikan para petani,” tambah MAP.
Penulis / Editor : Tim Redaksi Istana Netizen.Com
Copyright © 2025 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by PT Rumah Media Cyber.