Beranda » Dukung Budaya Lokal, Fraksi PDI Perjuangan DPR-DPRD Sambangi Namata dan Bantu Pembangunan Rumah Adat !
ISTANA NETIZEN.com – Sabu Raijua, Minggu 31 Mei 2026
Anggota DPR RI Komisi X Stevano Rizki Adranacus mengunjungi Kampung Adat Namata, Kabupaten Sabu Raijua- Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kunjungan itu dilakukan bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT Yunus Takandewa, S.Pd dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sabu Raijua Paulus Rabe Tuka, S.H. Kegiatan tersebut melansir laporan Savanaparadise.com, Minggu 31 Mei 2026.

Disambut Syair Adat Hoda oleh Mone Ama
Rombongan disambut hangat para tua adat atau Mone Ama Kampung Adat Namata. Penyambutan dilakukan melalui nyanyian syair adat Hoda sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan adat kepada tamu.
Tinjau Pembangunan Rumah Adat Heo Kanni
Kunjungan bertepatan dengan proses pembangunan Rumah Adat Heo Kanni, yakni Rumah Panglima Perang di Kampung Adat Namata. Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama Yayasan Generasi Peduli Sabu Raijua, GPS, dalam mendukung pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat adat di Sabu Raijua.
Gelontorkan Bantuan Total Rp17,5 Juta
Sebagai bentuk kepedulian, Stevano Rizki Adranacus memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta untuk mendukung pembangunan rumah adat tersebut. Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Yunus Takandewa menyumbang Rp5 juta, sementara Wakil Ketua DPRD Sabu Raijua Paulus Rabe Tuka memberikan Rp2,5 juta. Bantuan itu diharapkan mempercepat pembangunan Rumah Adat Heo Kanni sebagai simbol budaya dan identitas masyarakat adat Namata.
Stevano: Terhormat Bisa Ikut Bangun Rumah Adat
Dalam kesempatan itu, Stevano menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Kampung Adat Namata. Ia mengaku terhormat dapat diterima dan menjadi bagian dari pembangunan rumah adat.
“Saya menyampaikan terima kasih karena telah diterima dengan sangat baik di Kampung Adat Namata. Saya merasa terhormat dapat menjadi bagian yang turut berperan dalam pembangunan rumah adat ini. Semoga budaya dan tradisi masyarakat Sabu Raijua terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Stevano.
Yunus Takandewa: Jaga Ideologi Marhaenisme dan Warisan Riwu Ga
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Yunus Takandewa menegaskan ikatan historis partai dengan Pahlawan Riwu Ga. Menurutnya, PDI Perjuangan berideologi Marhaenisme ajaran Bung Karno yang memiliki hubungan sejarah dengan Riwu Ga, tokoh yang ikut mengawal Bung Karno memproklamasikan kemerdekaan.
“Sebagai pewaris roh perjuangan Bung Karno dan Riwu Ga, dari kampung ini Riwu Ga dari Ende harus kembali ke Sabu untuk pergi mendampingi Bung Karno ke Jakarta hingga Bengkulen, sekarang Bengkulu,” kata anggota DPRD NTT dua periode Fraksi PDI Perjuangan itu.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelestarian budaya lokal serta mempererat hubungan antara masyarakat adat, pemerintah, dan elemen masyarakat yang peduli terhadap keberlangsungan budaya Sabu Raijua.
Penulis/ Editor: Tim Redaksi Istana Netizen Com
Copyright © 2025 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by PT Rumah Media Cyber.