Beranda » Hukum dan Politik di Ruteng Memanas, Yance Janggat: Popularitas Hery Nabit Tak Tergoyahkan !
Ruteng, Istana Netizen.Com, Minggu 7 Juni 2026 – Praktisi hukum Ruteng Yance Janggat, SH., menegaskan perseteruan hukum antara Bupati Manggarai Hery Nabit dan Siprianus Edi Hardum tidak akan berdampak pada penurunan popularitas Hery Nabit. Pernyataan itu disampaikan Yance melalui akun pribadinya di WhatsApp Group Monitoring Pembangunan Manggarai, Minggu siang 7 Juni 2026.
Gambar tangkapan layar dari kanan ke kiri gambar secara berurutan : Bupati Manggarai Herybertus Gradus Laju Nabit, SE.MA., Advokat Yance Janggat, SH , dan Advokat Dr.Siprianus Edi Hardum,SH.MH.
Respons atas Kabar Polemik Bernuansa Politis
Opini Yance muncul untuk menanggapi isu yang berkembang di Kota Ruteng dan sekitarnya. Masyarakat menyebut perseteruan Hery Nabit dengan Siprianus Edi Hardum bernuansa politis berbalut hukum. Isu ini mencuat setelah Bupati Manggarai melayangkan laporan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik ke Polres Manggarai pada 27 Mei 2026.
Bantah Asumsi Statement SEH Jatuhkan Elektabilitas HN
Kepada Adrianus Jehamat, admin WAG-MPM yang akrab disapa Adam, Yance menyampaikan pandangannya secara terbuka.

“Bapak Admin yang terhormat, jika dilihat dalam perspektif politik praktis, perseteruan dari SEH vs HN, sebenarnya syarat asumsi bahwa statement SEH menjatuhkan popularitas HN,” tulis Yance.
Keyakinan: Hery Nabit Menang Telak Jika Pilkada Digelar Besok
Yance secara tegas menolak asumsi tersebut.
“Asumsi itu tidak betul dan saya pikir jika pilkada dilaksanakan besok HN menang telak,”ujar praktisi hukum yang berkantor di Kelurahan Lawir, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT itu.
Ramainya Polemik Karena Publik “Terlalu Genit dengan Kekuasaan”
Menurut Yance, tingginya atensi publik terhadap kasus ini dipicu faktor non-hukum.
“Bahwa polemik menjadi seksi itu karena kita semua terlalu genit dengan kekuasaan,” katanya.
Usul Libatkan Lembaga Survei untuk Akhiri Spekulasi
Agar tidak muncul sikap paranoid, Yance mendorong langkah pembuktian.
“Bro Adam tolong hubungi lembaga survey, sekelas Indobarometer, Poltracking untuk menakar popularitas HN dalam badai seteru ini supaya tidak ada pihak yang ‘paranoid’,” tulisnya.
Sindir “Onani Politik” di Lingkungan Pembisik Kekuasaan
Yance menambahkan catatan tajam soal dinamika di sekitar Bupati.
“Jika saya meminjam kegelisahan kubu bro HN, yang pompa sepoi-sepoi oleh lingkungan pembisiknya, meminjam istilah WS. Rendra, pembisik lagi melakukan ‘onani’ politik, dengan gaya pongah sambil menghabiskan kopi bersama ‘Abu Nawas’, mari kita tertawa bersama dalam jenaka politik bumi Congka Sae,” tulis Yance.
Tutup Opini dengan Salam ke Admin WAG-MPM
Di akhir pesannya, Yance menyampaikan salam.
“Wassalam bro Adam,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis Minggu malam, belum ada tanggapan resmi dari Bupati Manggarai Hery Nabit maupun Siprianus Edi Hardum terkait opini Yance Janggat tersebut.
Penulis/Editor: Tim Redaksi Istana Netizen
Copyright © 2025 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by PT Rumah Media Cyber.