Beranda » “Prajurit Harus Berlomba Raih Prestasi, Bukan Pelanggaran” , Dandim Mabar : Apresiasi Pengungkapan Kasus Sabu !
ISTANA NETIZEN.COM – Kodim 1630/Manggarai Barat menyatakan tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran yang dilakukan prajurit TNI AD. Sikap tegas itu disampaikan menyikapi kasus pengungkapan peredaran narkoba jenis sabu yang melibatkan lima personel satuan tersebut.
Integritas dan Disiplin Prajurit Harga Mati !
Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf. Budiman Manurung, S.E., M.I.P., menegaskan integritas dan disiplin prajurit adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Setiap pelanggaran, sekecil apa pun, akan diproses sesuai hukum dan aturan militer yang berlaku.

“Kami tidak akan pernah menutup-nutupi atau melindungi oknum anggota yang terbukti melakukan pelanggaran hukum maupun disiplin. Sebagai institusi yang lahir dari rakyat, TNI AD harus senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat dengan menunjukkan sikap yang prima, humanis, dan taat hukum,” tegasnya, Senin (18/5/2026).
Keberanian Serma Kadek Ungkap Keterlibatan Lima Oknum Prajurit
Kasus ini mencuat pada Minggu, 19 April 2026, setelah Serma I Kadek Ngurah Puspajaya mengungkap keterlibatan lima prajurit Kodim 1630/Mabar dalam penyalahgunaan sabu-sabu. Kelima terduga pelaku berinisial A, I, W, M, dan A telah diamankan Subdenpom IX/1-1 Ende pada 22 April 2026 untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses hukum sesuai peradilan militer.
Apresiasi untuk Serma I Kadek Ngurah Pusoajaya
Dandim memberikan apresiasi tinggi atas kepekaan dan kepedulian Serma I Kadek Ngurah Puspajaya. Menurutnya, tindakan responsif dan penuh tanggung jawab itu layak mendapat penghargaan resmi dari satuan karena menyelamatkan sesama prajurit dan institusi dari bahaya narkotika.

Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf. Budiman Manurung, S.E., M.I.P., (kanan gambar ) memberikan piagam penghargaan kepada Serma I Kadek Ngurah Puspajaya.(kiri gambar)
“Momentum ini harus menjadi refleksi bagi seluruh personel. Prajurit harus berlomba-lomba untuk mengukir prestasi dan meraih penghargaan, bukan justru sebaliknya, berlomba-lomba melakukan pelanggaran yang dapat merusak nama baik diri sendiri, keluarga, maupun satuan TNI Angkatan Darat,” ujarnya.
Junjung Tinggi Transparansi dan Koordinasi Penyelesaian Kasus
Kodim 1630/Mabar juga memastikan akan bertindak transparan dan kooperatif dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang berkembang di publik. Ke depan, pengawasan akan diperketat melalui sidak berkala, pembinaan mental, dan pengawasan melekat di setiap lini untuk mencegah pelanggaran hukum terulang.
Penulis / Editor : Tim Redaksi Istana Netizen.Com
Copyright © 2025 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by PT Rumah Media Cyber.
Copyright © 2025 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by PT Rumah Media Cyber.