ISTANA NETIZEN COM – WAWANCARA EKSKLUSIF – RUTENG, 3 NOV 202

Ketua Umum P4KF (Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores), Adrianus Jehamat, akhirnya buka suara soal mandeknya perjuangan Provinsi Kepulauan Flores (PKF) selama 11 tahun.
Ditemui di Sekretariat Pusat P4KF Ruteng, Ketum yang juga terekam dalam foto perjuangan 1 minggu di Ngada bersama Ketua Korwil Ngada Fransiskus C. Teda itu menegaskan:
“Perjuangan PKF bukan baru kemarin. Sejak 2015, 9 Bupati dan Pimpinan DPRD se-Flores dan Lembata sudah sepakat bentuk PKF. Lima lokasi calon ibukota – dari Timur ke Barat: Maumere, Ende, Mbay, Borong, dan Labuan Bajo – disepakati akan dikaji ilmiah oleh UNPAD Bandung. Dana Rp 250 juta per kabupaten x 9 kabupaten sudah disepakati. Tapi hingga hari ini, kajian itu tak kunjung terlaksana!”
KETUM UNGKAP FAKTA NGADA:
“Tahun 2021 kami keliling 9 kabupaten untuk revisi dokumen 2015 menjadi Persetujuan Bersama 2021. Di Ngada, saya bersama Pak Fransiskus C. Teda selama 1 minggu berusaha temui Bupati Ngada saat itu – tidak berhasil. Alasan selalu sibuk. Hanya Wakil Bupati dan Ketua DPRD yang mau tanda tangan. Sejak 2021 sampai purna tugas, Bupati Ngada sulit ditemui. Akibatnya Ngada belum bisa revisi dokumen 2015. Nasib sama di Lembata, Flotim, Sikka, Ende, Matim, Manggarai. Hanya Mabar dan Nagekeo yang berhasil!”
DANA RP 2,25 MILIAR MANDek – KAJIAN UNPAD TAK JELAS:
Menurut Ketum Adrianus Jehamat, dana kajian yang totalnya Rp 2,25 Miliar itu sedianya untuk kajian 5 lokasi calon ibukota dan biaya koordinasi-sosialisasi di 9 kabupaten, Kupang, dan Jakarta sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014.
“Semua butuh anggaran operasional. Sudah disepakati 2015. Tapi 11 tahun kemudian belum terwujud. Kajian 5 lokasi – Maumere, Ende, Mbay, Borong, Labuan Bajo – mandek. Perjuangan aspirasi rakyat PKF malah disandra oleh kesepakatan itu sendiri. Ini yang harus dituntaskan!”
PERTEMUAN AKBAR MAUMERE – AKHIR 2026 – TITIK TUNTAS:
Ketum P4KF Adrianus Jehamat berharap besar pada pertemuan akbar yang direncanakan di Maumere akhir 2026:
“Bupati Sikka secara lisan sudah nyatakan kesediaan sebagai tuan rumah dan fasilitator. Saya sangat apresiasi. Di Maumere – calon ibukota nomor 1 dari Timur – kita akan tuntaskan semua dokumen 2015 agar direvisi sesuai UU 23/2014. Setelah itu, Gubernur NTT bisa proses lebih lanjut untuk usulkan ke Jakarta sesuai amanat Pasal 38 ayat 1 UU 23/2014. Maumere harus jadi titik tuntas, bukan titik sandra!”

Foto perjuangan di Ngada 13 Nov 2021, peta 5 calon ibukota, dan infografis Rp 2,25 Miliar adalah bukti nyata perjuangan P4KF di bawah komando Adrianus Jehamat – tidak pernah berhenti!
Redaksi Istana Netizen Com – 3 Nov 2026.










