MAUMERE – ISTANA NETIZEN COM – Kabar gembira untuk 2,2 juta orang Flores-Lembata akhirnya datang dari Maumere!
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago (JPYK) secara resmi menyatakan siap menjadi Tuan Rumah sekaligus Fasilitator Pertemuan Akbar Bupati dan Pimpinan DPRD 9 Kabupaten se-Kepulauan Flores menuju pembentukan Provinsi Kepulauan Flores Tahun 2026.

Kepastian ini terungkap dalam audiensi resmi Tim Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores (P4KF) Wilayah Sikka dengan Bupati Sikka di Ruang Kerja Bupati Sikka, Maumere, Jumat siang, 30 Oktober 2026.
Tim P4KF Wilayah Sikka dipimpin Ketua Korwil Andreas Herman Fernandes (Hery Fernandes) bersama Wakil Ketua 1 Antonius Gaharpung, Wakil Ketua 2 Rafael Raga, Sekretaris Teddy Agusthy Woga, Wakil Sekretaris Filario Charles Betrandi, dan Bendahara Raden Agus Wijaya. Rombongan disambut hangat oleh Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi, dan Sekda Sikka Wemy Bappa.

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam itu, Korwil P4KF Sikka menyerahkan surat resmi Nomor: 07/SEKRET-P4KF/RTG/X/2026, Perihal: Permohonan Kesediaan Sebagai Tuan Rumah Dan Fasilitasi Pertemuan Bersama Para Bupati Dan Pimpinan DPRD se-Kepulauan Flores. Surat setebal 3 halaman dengan 11 lampiran termasuk TOR Pertemuan Akbar diserahkan dan diterima langsung oleh Bupati Sikka.
BUPATI SIKKA: PADA PRINSIPNYA KAMI SIAP!
Ketua Korwil P4KF Sikka Hery Fernandes mengungkapkan Bupati Sikka menyambut baik dengan penuh antusias.
 “Pada prinsipnya kami sambut baik dan siap menjadi tuan rumah pelaksanaan pertemuan ini,” ungkap Bupati Sikka dikutip Hery Fernandes.
Bupati Sikka juga memberikan saran konstruktif agar P4KF Wilayah Sikka dan Sekretariat Pusat P4KF di Ruteng menggelar pertemuan prakondisi melalui Zoom Meeting sebelum pertemuan akbar di Maumere pada November 2026.
Pertemuan prakondisi tersebut diminta melibatkan Bupati dan Wakil Bupati, Pimpinan DPRD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi, dan berbagai komponen lintas profesi dari Lembata hingga Manggarai Barat. Tujuannya untuk menyamakan pandangan agar semua hadir di Maumere dengan satu tekad memenuhi persyaratan administratif sesuai Pasal 37 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
3 POIN KUNCI PERSETUJUAN BERSAMA
Bupati Sikka memahami bahwa sesuai UU 23/2014, persyaratan administratif pertama adalah Persetujuan Bersama DPRD dan Bupati 9 kabupaten yang memuat 3 poin substansial:
Pertama, setiap kabupaten dari Lembata hingga Manggarai Barat bersedia menjadi bagian cakupan wilayah administratif pemerintahan Provinsi Kepulauan Flores.
Kedua, setiap kabupaten menyetujui menyediakan anggaran selama tiga tahun berturut-turut untuk membantu provinsi induk membiayai penyelenggaraan pemerintahan Daerah Persiapan Provinsi Kepulauan Flores hingga ditetapkan sebagai provinsi definitif dengan UU RI tentang PKF.
Ketiga, setiap kabupaten cakupan PKF secara eksplisit menyebutkan satu lokasi calon ibukota PKF di Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Setelah itu, Gubernur dan DPRD NTT akan berproses menerbitkan persyaratan administratif kedua yang menjadi domain provinsi induk yakni Persetujuan Bersama DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT untuk selanjutnya diusulkan ke Pemerintah Pusat sesuai kewajiban konstitusional Pasal 38 ayat 1 UU 23/2014.
KETUM P4KF: INI 50% SUKSES AWAL!
Ketua Umum P4KF Adrianus Jehamat di Ruteng-Manggarai menyambut gembira kabar dari Maumere. Menurutnya, kendala utama belum terbentuknya PKF sejak 1954 adalah belum terpenuhinya dua persyaratan administratif.
 “Jika dua persyaratan Pasal 37 UU 23/2014 terpenuhi dan diusulkan Gubernur NTT ke Pusat sesuai Pasal 38 ayat 1, ini adalah 50% sukses awal perjuangan masyarakat Flores-Lembata. Selebihnya tinggal berjuang di Pemerintah Pusat baik di Dirjen Otda Kemendagri maupun DPR dan DPD RI,” terang Adrianus, Jumat siang 30 Oktober 2026.
 “Sesuai laporan lisan Pak Hery Fernandes by phone sejam lalu, permintaan P4KF agar Sikka menjadi Tuan Rumah ternyata disambut baik penuh antusias. Intinya Bupati Sikka bersedia dan siap. Ini kabar baik tidak saja bagi P4KF tetapi bagi 2,2 juta orang Flores-Lembata. Kita sangat bergembira dan bersyukur mendalam,” ungkap Ketum P4KF.
 “Segala usulan yang sangat positif dan konstruktif dari Putra Terbaik Kabupaten Sikka hari ini adalah hal yang sangat penting untuk kita tindak lanjut bersama dalam waktu dekat,” tutup Adrianus.
Reporter: YT
Editor: MV
Sumber: Sekretariat Korwil P4KF Sikka / Surat No. 07/SEKRET-P4KF/RTG/X/2026
—










