RUTENG, MEDIA ISTANA NETIZEN COM – 20 Oktober 2026

P4KF bergerak taktis! Lewat Surat Resmi No.07/SEKRET-P4KF/RTG/X/2026 tertanggal Ruteng-Flores, 20 Oktober 2026, Sekretariat Pusat P4KF memohon dengan hormat kesediaan Bupati Sikka di Maumere sebagai Tuan Rumah dan fasilitator pertemuan bersama para Bupati dan Pimpinan DPRD se-Kepulauan Flores.
Surat ditandatangani Ketua Umum Adrianus Jehamat, A.Md dan Sekum Siprianus Daman, S.Pd.
POIN PERMOHONAN RESMI:
“Berkenaan dengan hal tersebut, dan sebagai tindaklanjut komunikasi intensif P4KF dengan Pemerintah Provinsi NTT (Karopem dan Gubernur) pada 19 Oktober 2026, kami P4KF bermaksud memohon dengan hormat kesediaan Bapak Bupati Sikka sebagai tuan rumah sekaligus memfasilitasi pertemuan bersama para Bupati, Wakil Bupati, dan Pimpinan DPRD dari 9 Kabupaten di Kepulauan Flores (Lembata, Flotim, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Matim, Manggarai, dan Mabar) bersama P4KF.”
AGENDA UTAMA: Revisi dan Penandatanganan Dokumen Baru yakni Persetujuan Bersama DPRD dan Bupati 9 Kabupaten tentang Pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Kepulauan Flores.
Ini wajib sesuai Pasal 38 Ayat 1 UU Pemda 23/2014 – satu dari dua syarat administratif yang wajib diajukan Gubernur NTT ke Pemerintah Pusat. Tanpa revisi dari Kesepakatan 2015 menjadi nomenklatur Persetujuan Bersama, usulan PKF belum bisa diproses.
WAKTU: Diserahkan sepenuhnya ke kebijakan Bupati Sikka sebagai tuan rumah, diharapkan November 2026, sehingga akhir November / awal Desember 2026 bisa langsung audiensi dengan Gubernur ke-9 NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.
Perjuangan sejak 1954 ini kini menunggu jawaban dari Maumere. 11 lampiran berat ikut dilampirkan, dari berita acara 9 kabupaten hingga persetujuan Nagekeo dan Mabar 2021.
Maumere bukan ditunjuk, tapi dimintai kesediaan secara terhormat sebagai pusat pertemuan bersejarah menuju PKF definitif!
#DimintaiKesediaan #BupatiSikka #P4KF #Maumere











