BATAM – RUTENG, MEDIA ISTANA NETIZEN COM – Minggu, 26 Okt 2026
Surat Pembaca: Jamaludin Woda – Batam, Kepulauan Riau – Diterima Redaksi Minggu Siang 25 Okt 2026

Tidak hanya pejuang di daratan Flores yang bersuara! Diaspora Flores di perantauan angkat bicara – dan logikanya tampar keras mafia KKN!
Jamaludin Woda, warga asal Flores yang kini merantau di Batam, Kepulauan Riau, kirim pesan langsung ke redaksi Media Istana Netizen Com – isinya jujur, polos, tapi menusuk jantung persoalan NTT selama ini!
BEGITU BUNYI PESAN ASLI JAMALUDIN WODA – TANPA EDIT:
_”Berantas mafia KKN adalah kerjanya KPK dan Kepolisian serta instansi yang berwenang, kita yang masyarakat kecil ini hanya bisa melihat dan menginformasikan praktek KKN tapi tak punya kekuatan untuk berantas nya, jika NTT mekar maka potensi atau budaya mafia KKN akan sangat mudah terdeteksi karena ruang gerak mafia KKN menjadi sempit dengan wilayah yang kecil, sebab dengan jarak serta jangkauan yg luas dan jauh antara satu kabupaten dan ibukota provinsi dgn biaya yg cukup mahal akan melahirkan kemalasan dan kesia siaan, sehingga dgn pemekaran provinsi NTT maka semua akan terjangkau, hemat waktu, anggaran serta efektif “_
BEDAH 3 LOGIKA EMAS DARI BATAM – YANG JAKARTA LUPA:
1. RAKYAT KECIL HANYA BISA LIHAT – TAPI TAK KUASA BERANTAS!
Jamaludin jujur: berantas KKN itu kerja KPK & Polisi – rakyat kecil di Manggarai, hingga Flores Timur, Lembata hanya bisa lihat dan lapor – tapi tak punya kuasa! Kenapa? Karena ibukota provinsi jauh di Kupang – biaya mahal – akses susah!
2. WILAYAH LUAS = SURGA MAFIA KKN – WILAYAH SEMPIT = MAFIA KEJEPIT!
Ini teori paling brilian dari Batam: Selama NTT masih satu provinsi raksasa dari Sabu sampai Alor – jarak Flores ke Kupang ribuan kilo – mafia KKN bebas main petak umpet! Begitu NTT mekar jadi 3 provinsi – ruang gerak mafia menyempit – jarak dekat – mata rakyat langsung awasi! Mafia tak bisa sembunyi!
3. MEKAR = HEMAT WAKTU, HEMAT ANGGARAN, EFEKTIF!
Jarak jauh + biaya mahal = malas urus negara = kesia-siaan! Pemekaran bikin semua terjangkau! Urus izin tidak perlu terbang Kupang – cukup di Maumere ibukota PKF! Hemat waktu, hemat anggaran, efektif!
KOMENTAR REDAKSI MEDIA ISTANA NETIZEN COM:
Pesan Jamaludin Woda ini bukti: PKF bukan proyek elit di Ruteng hingga Lembata – tapi kerinduan rakyat kecil di perantauan yang lihat langsung bedanya Kepri mekar dari Riau!
Kepulauan Riau mekar dari Riau tahun 2002 – Batam maju pesat! Kenapa Flores tidak boleh? Flores 9 kabupaten – penduduk 2,2 juta – lebih besar dari Kepri saat mekar!
Jamaludin di Batam sudah merasakan: Provinsi baru bikin birokrasi pendek, mafia kejepit, rakyat hemat!
SALAM DARI BATAM UNTUK 9 KABUPATEN FLORES – LEMBATA – ALOR:
Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Lembata!
Suara kalian didengar di Batam! Perantau dukung PKF karena mekar itu anti KKN!
MEDIA ISTANA NETIZEN COM – MENYALURKAN SUARA RAKYAT KECIL – DARI BATAM UNTUK FLORES BERSATU!
FLORES BERSATU – RUANG MAFIA SEMPIT – PKF JADI 2028 – ANTI KKN! ✊🇮🇩
#SuaraDariBatam #JamaludinWoda #PKFAntiKKN #MekarNTTObatMafia #DiasporaFloresDukungPKF








