LABUAN BAJO – ISTANANETIZEN COM – Di Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026, bukan ucapan seremonial yang keluar dari Labuan Bajo. Tapi tamparan keras!

Plasidus Asis De Ornay, S.H., M.H., Ketua Komodo Lawyers Club, melontarkan kritik pedas: Labuan Bajo Harus Berbenah!
Menurutnya, Sumpah Pemuda bukan sekadar mengenang persatuan bangsa, tetapi momentum membangkitkan keberanian dan tanggung jawab menjaga masa depan daerah.
Dan Labuan Bajo, kata dia, sedang dalam kondisi alarm keras!
“Labuan Bajo, sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia, tidak cukup hanya menawarkan keindahan alam. Musibah kapal tenggelam, kapal terbakar, dan maraknya penipuan terhadap wisatawan adalah alarm keras bahwa keselamatan, integritas, dan penegakan hukum harus menjadi prioritas,” tegas Plasidus dalam pernyataan resminya yang diterima Istana Netizen Com, Selasa malam (28/10).
Ia menegaskan kalimat yang paling menohok malam ini:
Jangan biarkan keindahan Labuan Bajo tertutup oleh kelalaian, penipuan, dan lemahnya penegakan hukum!
“Pariwisata yang hebat bukan hanya tentang banyaknya wisatawan yang datang, tetapi juga tentang jaminan keselamatan, kepercayaan, dan rasa aman bagi setiap orang yang berkunjung,” lanjutnya.
Di Hari Sumpah Pemuda ini, Advokat senior Manggarai Barat itu mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah bersatu dalam tindakan nyata.
“Bukan sekadar membangun citra, melainkan membangun tata kelola pariwisata yang bertanggung jawab, aman, dan bermartabat. Karena mencintai Labuan Bajo bukan hanya dengan membanggakan keindahannya, tetapi juga berani membenahi persoalannya,” tutupnya.
Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026. Saatnya bersatu menjaga Labuan Bajo, demi pariwisata yang aman, berintegritas, dan berkelanjutan!
#IstanaNetizen #SumpahPemuda2026 #LabuanBajo #KomodoLawyersClub #PlasidusAsisDeOrnay #DaruratWisata #KapalTenggelam
—











