MAUMERE, ISTANA NETIZEN COM – Sabtu, 31 Oktober 2026 – Jika ada yang mengira Provinsi Kepulauan Flores adalah wacana baru, Bupati Sikka membantahnya dengan sebuah pengakuan personal yang mengharukan!

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago (JPYK), dalam audiensi dengan Tim Korwil P4KF Kabupaten Sikka di ruang kerjanya, Jumat (30/10/2026), mengungkapkan bahwa ia sudah mendengar cita-cita Provinsi Flores sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar!
“Saya sejak sekolah dasar sudah pernah mendengar rencana pembentukan Provinsi Kepulauan Flores ini. Sekarang gaungnya kembali didengungkan dan sudah sampai pada tahap ini. Sudah ada panitia persiapan pembentukan Provinsi Kepulauan Flores. Ini luar biasa dan saya memberikan apresiasi kepada P4KF, teristimewa Korwil Sikka,” ungkap JPYK dengan mata berbinar.

Pengakuan ini bukan sekadar cerita. Ini adalah bukti bahwa perjuangan PKF bukan proyek 1-2 tahun, tapi cita-cita 71 tahun yang hidup dari generasi ke generasi! Dimulai sejak 1954, sebelum NTT terbentuk pada 1958, hingga kini 2026!
DARI SD KE KURSI BUPATI – KINI JADI TUAN RUMAH MUBES!
Anak SD yang dulu mendengar wacana PKF itu, kini sudah menjadi Bupati Sikka! Dan ia tidak hanya mendengar, ia langsung bertindak: Menyatakan kesediaan menjadi Tuan Rumah Musyawarah Besar (Mubes) Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores yang akan mempertemukan 9 Bupati dan Ketua DPRD se-Flores-Lembata di Maumere!
“Saya pasti bersedia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musyawarah Besar untuk sembilan bupati beserta ketua DPRD se-daratan Flores-Lembata. Saya siap,” tegas Bupati JPYK.
APRESIASI KHUSUS UNTUK KORWIL SIKKA:
Bupati JPYK memberikan apresiasi khusus kepada Tim Korwil P4KF Sikka yang dipimpin Andreas Herman Fernandez (Herry Fernandez), bersama Antonius Gaharpung, Rafael Raga, Teddy Agusthy Woga, Filario Charles Betrandy, Raden Agus Wijaya, dan Jamaludin Woga.
Tim inilah yang datang membawa dokumentasi sejarah perjuangan PKF sejak 1954, kendala-kendala yang dihadapi, dan surat resmi permohonan menjadi Tuan Rumah Mubes. Sebuah kerja keras yang akhirnya berbuah restu!
3 PESAN BUPATI SIKKA AGAR CITA-CITA SD TIDAK GAGAL:
Agar cita-cita yang ia dengar sejak SD itu tidak gagal lagi seperti tahun-tahun sebelumnya, Bupati JPYK titip 3 pesan penting untuk P4KF:
1. Jangan Seremonial – Harus Komitmen!
Mubes di Maumere jangan hanya jadi foto-foto dan makan bersama. Harus ada komitmen nyata: *Penandatanganan Persetujuan Bersama Bupati dan DPRD 9 Kabupaten tentang Pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Kepulauan Flores – sesuai UU 23 Tahun 2014 Pasal 37-38.
2. Konsolidasi Sampai ke Akar Rumput!
Jangan hanya 9 Bupati. Libatkan semua: Uskup Maumere, Ketua DPRD Sikka, pejuang PKF terdahulu, Rektor UnMuh Maumere, Unipa Maumere, Unika St. Paulus Ruteng, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, perempuan di semua kecamatan!
3. Zoom Meeting Dulu Sebelum Mubes – 10 November 2026!
Ini ide cemerlang Bupati! Sebelum Mubes fisik di Maumere, gelar dulu Zoom Meeting untuk samakan persepsi. Ide ini langsung dieksekusi Ketum P4KF Adrianus Jehamat: Zoom Meeting Senin, 10 November 2026 Pukul 14.00 WITA.
DARI SD UNTUK FLORES!
Kisah Bupati Sikka ini adalah kisah kita semua. Banyak anak Flores yang sejak SD mendengar orang tua bicara tentang Provinsi Flores. Kini saatnya anak-anak SD itu – yang sudah jadi Bupati, Ketua DPRD, Uskup, Rektor, pengusaha – bersatu wujudkan mimpi itu!
Maumere yang dulu jadi pusat misi Katolik Flores, kini siap jadi pusat sejarah baru: Tuan Rumah Mubes 9 Bupati penentu Provinsi Kepulauan Flores! Dari SD sudah dengar, kini saatnya wujudkan!
Laporan: Redaksi Istana Netizen Com
Maumere, Sikka – Sabtu, 31 Oktober 2026
#DariSDSudahDengarPKF #BupatiSikkaApresiasiP4KF #MaumereTuanRumahMubes9Bupati










