LEWOLEBA, ISTANA NETIZEN COM – Laporan audiensi P4KF (Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores) bersama Bupati Lembata bertempat di Ruang Kerja Bupati Lembata di Lewoleba, Rabu, 5 November 2026

Audiensi ini mempertemukan Ketua Korwil P4KF Lembata, Stanislaus Kebesa, dengan Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, SP.
Dalam pertemuan tersebut, Pemda Lembata menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada P4KF yang diwakili oleh Korwil Lembata, agar terus semangat berjuang hingga cita-cita Provinsi Kepulauan Flores (PKF) terwujud.
Pemda Lembata juga menyampaikan terima kasih kepada Pemda Sikka atas niat baik menjadi tuan rumah dalam Kongres 3 di Maumere.

Pemda Lembata menunggu informasi selanjutnya lewat undangan kegiatan.
Catatan penting dari laporan ini: Karena teman-teman P4KF Lembata tidak ada info bersama, maka pertemuan dilakukan hanya Ketua Korwil Lembata & Bupati Lembata tanpa didampingi.
Demikian laporan audiensi ini disampaikan dengan salam hormat kepada Ketua Umum P4KF, Adrianus Jehamat, di Ruteng, Manggarai, Flores – Nusa Tenggara Timur.
Menurut Ketua Korwil P4KF Kabupaten Lembata, pertemuan hari ini pihaknya dengan Bupati Lembata merupakan rangkaian pertemuan Korwil P4KF Lembata dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Lembata yang telah berlangsung di Kantor DPRD Lembata di Lewoleba pada Rabu, 4 November 2026, sehari sebelumnya.
_“Pertemuan kami dari Korwil P4KF Kabupaten Lembata hari ini dengan Bupati Lembata adalah rangkaian kunjungan P4KF Lembata dengan pimpinan DPRD Kabupaten Lembata yang telah lebih awal kami lakukan hari Rabu kemarin. Sedianya kami bertemu dengan Bupati Lembata dulu baru ke DPRD, namun baru hari ini ada jadwal untuk kita dari P4KF, sehingga pertemuan dengan Bupati baru terlaksana hari ini setelah pertemuan dengan Ketua DPRD Kabupaten Lembata kemarin,”_ ungkap Pak Tani, sapaan akrab Ketua Korwil P4KF Kabupaten Lembata kepada media ini.
Lebih lanjut Pak Tani menyatakan bahwa pertemuan Korwil P4KF Kabupaten Lembata dengan pimpinan DPRD dan Bupati Lembata dalam dua hari berturut-turut adalah tindak lanjut dari Instruksi Sounding kepada para Bupati dan Pimpinan DPRD 9 kabupaten se-Flores dan Lembata dari Sekretariat Pusat P4KF (Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores) di Ruteng dua hari sebelumnya.
_“Kunjungan P4KF Lembata ke Pimpinan DPRD dan Bupati Lembata selama dua hari sejak kemarin hingga saat ini sebetulnya merupakan tindak lanjut dari Instruksi Sounding kepada Bupati dan Pimpinan DPRD 9 kabupaten se-Flores dan Lembata dari Ketum P4KF di Ruteng dua hari sebelumnya. Dalam Instruksi Sounding itu, kami para Korwil P4KF 9 kabupaten diminta untuk bertemu dan berbicara langsung dengan pimpinan DPRD dan Bupati setempat. Tujuannya untuk menyampaikan informasi awal tentang kesediaan Bupati Sikka sebagai tuan rumah dan fasilitator pertemuan akbar Bupati dan pimpinan DPRD 9 kabupaten cakupan Daerah Persiapan Provinsi Kepulauan Flores yang direncanakan akan digelar di Maumere November tahun ini,”_ terang Ketua Korwil P4KF Kabupaten Lembata seraya menambahkan:
_“Kunjungan Korwil P4KF Kabupaten Lembata ke DPRD kemarin dan hari ini ke Bupati adalah bukti bahwa kami warga masyarakat Lembata sangat mendukung dan ikut berjuang bersama mewujudkan kerinduan kolektif kita orang Flores Lembata untuk memiliki provinsi sendiri sejak 1954 dalam pertemuan awal para Tokoh Pendahulu di Hadakewa – Lembata, dan berlanjut ke Nelle – Sikka 1956, dan berlanjut ke pertemuan di Ende 1957, kemudian menjalar ke seluruh kabupaten di Flores Lembata hingga saat ini. Kami dari Korwil P4KF Kabupaten Lembata sangat berharap agar apa yang sudah kami lakukan di Lembata, juga dilakukan dalam semangat juang yang sama oleh rekan Korwil P4KF di 8 kabupaten lainnya di luar Lembata.”_ pungkas Stanislaus Kebesa.
Sebelumnya, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, SH., menyatakan komitmen dan kesediaan menjadi tuan rumah dan fasilitator pertemuan akbar Bupati dan Pimpinan DPRD 9 kabupaten se-Flores dan Lembata di Maumere akhir tahun ini. Untuk itu Bupati Sikka melalui Korwil P4KF Kabupaten Sikka, Heri Fernandes Dkk, dalam pertemuan di Kantor Bupati Sikka di Maumere pada Jumat, 30 Oktober 2026, menyarankan perlunya P4KF lebih intensif bangun komunikasi dan pendekatan awal dengan para Bupati dan Pimpinan DPRD 9 kabupaten, utamanya 8 kabupaten di luar Sikka selaku tuan rumah, guna memastikan kehadiran para Bupati dan Pimpinan DPRD 8 kabupaten pada pertemuan di Maumere sesuai permintaan P4KF agar Sikka sebagai tuan rumah dan fasilitator pertemuan.
Surat resmi P4KF perihal mohon kesediaan sebagai Tuan Rumah dan Fasilitator Pertemuan tujuan Bupati Sikka telah diserahkan oleh Korwil P4KF Kabupaten Sikka kepada dan diterima langsung oleh Bupati Sikka pada pertemuan Korwil P4KF Kabupaten Sikka dan Bupati Sikka di Maumere, Jumat, 30 Oktober 2026.
Ketum P4KF sangat berharap kiranya Bupati Sikka berkenan memberikan respons tertulis atas surat P4KF sebagai kekuatan dan pegangan dalam membangun komunikasi dengan para Bupati dan Pimpinan DPRD 8 kabupaten di luar Sikka selaku tuan rumah pertemuan.
_“Kita bersyukur dan sangat senang bahwa secara lisan, Pak Bupati Sikka melalui teman-teman kita Korwil P4KF Kabupaten Sikka, secara lisan telah menyatakan kesediaan sebagai Tuan Rumah pertemuan. Namun kita berharap agar pernyataan lisan itu perlu dituangkan melalui surat resmi sebagai balasan atas surat P4KF yang telah Beliau terima dari Korwil P4KF Kabupaten Sikka. Surat balasan dari Bupati Sikka perihal Kesediaan Sebagai Tuan Rumah dan Fasilitator Pertemuan sangat dibutuhkan oleh P4KF sebagai dasar bagi upaya lanjutan untuk mendekati para Bupati dan Pimpinan DPRD 8 kabupaten di luar Sikka sesuai arahan Bupati Sikka kepada Korwil P4KF Kabupaten Sikka pada pertemuan di Maumere tanggal 30 Oktober 2026 itu.”_ tutup Ketum P4KF di Ruteng hari ini.
Sumber Laporan: Laporan Audiensi P4KF Bersama Bupati Lembata
Waktu / Tempat: 5 November 2026 – Ruang Kerja Bupati Lembata, Lewoleba
Penerima Audiensi: Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, SP
Perwakilan P4KF: Ketua Korwil P4KF Lembata, Stanislaus Kebesa (Pak Tani)
Redaksi: Media Istana Netizen Com
—











