MAUMERE – ISTANA NETIZEN COM – Setelah Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere dengan tegas menyatakan dukungan untuk P4KF menuju Provinsi Kepulauan Flores (PKF), kini giliran kampus-kampus lain di Flores yang ditantang!

Ketua Lembaga Monitoring Independen Nusa Tenggara Timur (LMI-NTT), Marsel Adrianus Pelealu, Rabu malam 28 Oktober 2026, melontarkan tantangan keras:
“LMI NTT menunggu sikap Perguruan Tinggi lain yang ada di Flores, apakah diam saja atau mengikuti sikap UNIPA yang dengan tegas mendukung P4KF menuju PKF untuk masa depan anak-anak Flores yang sedang mengejar nasib.”

Tantangan ini dilontarkan Marsel di WAG Barisan Pejuang NTT MEKAR, tepat di malam Sumpah Pemuda! Pesannya jelas: Masa depan anak-anak Flores yang sedang mengejar nasib ada di tangan kampus!
Menurut Marsel, UNIPA sudah memberi contoh sebagai kampus yang peduli nasib rakyat Flores. UNIPA tidak diam! UNIPA berani bersuara lantang mendukung perjuangan pembentukan PKF!
Lalu bagaimana dengan kampus lain?
Bagaimana dengan kampus-kampus besar di Ende, di Bajawa, di Ruteng, di Larantuka, di Labuan Bajo? Apakah akan diam saja jadi penonton? Ataukah akan mengikuti jejak UNIPA?
LMI NTT menilai, perguruan tinggi tidak boleh netral dalam isu PKF! Kampus adalah mercusuar intelektual! Kalau kampus diam, siapa lagi yang akan membimbing anak-anak Flores mengejar nasib dan masa depan?
Ini adalah ujian moral bagi dunia akademik Flores! Diam berarti membiarkan anak-anak Flores terus mengejar nasib di provinsi yang terlalu luas! Bersuara seperti UNIPA berarti ikut membangun masa depan!
Apakah malam ini akan ada jawaban dari Rektor-Rektor di Flores? Kita tunggu!
#IstanaNetizen #TantanganKampusFlores #UNIPA #LMINT #MarselPelealu #P4KF #PKF #MasaDepanAnakFlores #SumpahPemuda2026 #KampusBerani
—











