Istana Netizen.com, Ruteng – Sejak gempa M7,7 mengguncang Flores- NTT 15 Agustus 2026, rentetan gempa susulan paling banyak dan terkuat justru terjadi di wilayah RUTENG, Ibukota Kabupaten Manggarai – KUWUS, Kabupaten Manggarai Barat.
Berdasarkan analisa data dari USGS – U.S. Geological Survey atau Survei Geologi Amerika Serikat, ada 3 faktor utama yang membuat zona Ruteng Ibukota Kabupaten Manggarai -Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat menjadi pusat aktivitas gempa susulan.
1. ASPERITY – KUNCI PALING KUAT ADA DI BAWAH RUTENG-KUWUS
Data model USGS mencatat 2 zona slip terbesar saat gempa utama:
– _Slip 2,52 meter_ di laut Mbay
– _Slip 2,61 meter_ di bawah daratan _RUTENG – KUWUS_

“Asperity” adalah bagian sesar yang paling kuat terkunci dan menahan energi paling besar. Karena slip paling besar ada di area Ruteng-Kuwus, artinya energi paling besar juga menumpuk di sana.
Buktinya: 4 gempa susulan _M5.2, M5.5, M5.6, M5.1_ terjadi numpuk di koordinat yang sama persis _7.93 LS 120.65 BT_. Ini adalah proses pelepasan sisa energi yang masih “nyangkut” di zona asperity tersebut.
2. TIKUNGAN SESAR – JADI TEMBOK PENAHAN ENERGI
Sesar Flores Back-arc Thrust dari Labuan Bajo jalannya lurus Barat-Timur. Begitu sampai _Ruteng, dia belok tajam ke Timur Laut_.
Tikungan ini berfungsi seperti “tembok/barrier” atau penghalang.
Ruptur gempa M7,7 merambat ke barat dan timur, tapi tertahan di tikungan Ruteng. Energi tidak bisa lewat lancar, lalu menumpuk dan dilepaskan lewat rentetan M5+ dalam 11 jam di titik yang sama. Fenomena ini disebut _stress transfer Coulomb_ dalam ilmu kegempaan.
3. KEDALAMAN 10 KM DI BAWAH LERENG – TIDAK TEREDAM
Semua susulan di Ruteng punya kedalaman _10 KM, sangat dangkal_.
Bedanya:
– Di _Labuan Bajo & Mbay_, 10 km itu di bawah laut, jadi getarannya teredam air.
– Di _Ruteng – Kuwus_, 10 km itu tepat di bawah lereng curam yang padat penduduk.
Hasilnya: dampak paling keras.
– _MMI VIII Parah_ – intensitas tertinggi dari gempa ini ada di wilayah Manggarai & Manggarai Barat
– _PGA 0.635g_ di Kuwus – percepatan tanah tertinggi tercatat
KESIMPULAN
Ruteng – Kuwus dominan karena merupakan zona asperity/kunci yang paling kuat dan paling susah pecah.
Sisa energi yang nyangkut di zona ini harus dilepas satu per satu lewat rentetan M5+ di titik yang sama. Ini tanda bahwa zona tersebut belum selesai melepaskan tegangannya.
Tentang USGS
_USGS adalah U.S. Geological Survey, lembaga Survei Geologi Amerika Serikat. USGS merupakan lembaga pemerintah AS yang menjadi rujukan utama dunia dalam pemantauan gempa bumi, gunung api, dan bencana geologi lainnya karena memiliki jaringan seismik global dan data yang cepat serta terbuka untuk publik._
Reporter : YT
Editor : AJ










