Istana Netizen.com, Ruteng – Pertanyaan “kapan gempa Flores berakhir” menjadi kekhawatiran utama warga setelah 37 kali gempa susulan mengguncang Pulau Flores sejak gempa 7.7 SR, 15 Agustus 2026 lalu.
Hingga Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 07.07 WIB, BMKG masih mencatat aktivitas gempa susulan dengan magnitudo 3.6 hingga 6.2.
Penjelasan BMKG: Mengikuti Hukum Omori
BMKG menjelaskan gempa susulan tidak bisa diprediksi tanggal pastinya. Namun frekuensinya mengikuti _Hukum Omori_ yaitu semakin lama akan semakin berkurang.

“Gempa tidak bisa diprediksi secara tepat mengenai waktu, lokasi, maupun magnitudonya. Yang bisa kita lakukan adalah memantau dan menganalisis,” jelas BMKG.
Perkiraan Waktu Gempa Susulan Mereda
Berdasarkan pola gempa di zona Sesar Naik Busur Belakang Flores / Flores Back Arc Thrust, BMKG memperkirakan:
1. 1-2 Minggu ke depan: Gempa susulan masih paling sering terjadi. Potensi magnitudo masih 5.0 – 6.2
2. 1-3 Bulan ke depan: Frekuensi mulai turun drastis. Gempa yang terjadi magnitudo kecil 3.0 – 4.5
3. 3-6 Bulan ke depan: Aktivitas gempa semakin jarang dan umumnya tidak terasa
4. Setelah 6 Bulan : Kondisi diperkirakan sudah jauh lebih tenang
Kedalaman gempa yang dangkal 15 Km membuat getaran terasa luas hingga Ruteng, Ende, Ngada, dan Bajawa.
Imbauan BMKG untuk Warga Flores
1. Tetap tenang dan jangan percaya info hoaks tentang prediksi jam gempa
2. Siaga dengan menyiapkan tas siaga bencana
3. Jauhi bangunan retak saat terjadi guncangan
4. Pantau info resmi hanya dari BMKG dan BPBD
Gempa besar di zona ini terakhir terjadi tahun 1992 dengan M7.8. Setelah hampir 30 tahun, energi besar kembali dilepaskan.
Reporter: Tim IstanaNetizen Flores
Editor : AJ











Pertanyaan kami apakah boleh kami membuat acara pernikahan sederhana saat ini?