ISTANA NETIZEN.COM, FLORES — Senin, 14 September 2026.
Di tengah proses verifikasi 24.352 rumah rusak akibat Gempa 7,7 SR, muncul curahan hati dari Padi Mas Sport, salah satu anggota Grup WhatsApp AYO JEMPUT PROVINSI KEPULAUAN FLORES – AJ-PKF yang viral di kalangan warga.
BERANDAI: “KALAU MBG 3 HARI SAJA DIHENTIKAN”
Padi Mas Sport menulis di grup AYO JEMPUT PROVINSI KEOULAUAN FLORES :

“Kita Coba Berandai, Jika Presiden Mau Menghentikan MBG 3 hari saja, Pasti Semua Rumah Yang Roboh Akibat Gempa 7,7SR di Flores Bisa Dibangun Baru Tanpa Melihat Rusak Ringan, Rusak Sedang atau Rusak Berat. Semua PASTI Dapat Rumah Baru dari Negara. Sayang nya Tidak Demikian…., bagamana Bapak Admin/Bapak Ketua …”
Pernyataan ini muncul saat Pemkab Manggarai Timur baru merilis data: 7.516 rumah rusak berat, 6.039 rusak sedang, 10.837 rusak ringan.
MENGAJAK KEMBALI KE UUD 1945
Tidak berhenti di situ. Padi Mas Sport melanjutkan dengan mengingatkan dasar negara:
“Padahal Sangat Jelas Petikan Dalam Naskah UUD 1945, DAN UNTUK MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN UMUM, MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA
Sampai Disini Saya Rasa Para Politisi Yang Ada di Group ini Pasti Sangat Paham…”
Dan ditutup dengan kalimat yang paling banyak di-share:
“Sangat JELAS “MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA” BUKAN MENGENYANGKAN PERUT BANGSA…”
3 PESAN PENTING DARI PADI MAS SPORT
1. Prioritas Darurat – Di saat rumah warga roboh, negara diminta hadir penuh tanpa kategori.
2. Kembali ke Konstitusi – “Kesejahteraan umum” dan “mencerdaskan bangsa” harus jadi kompas anggaran.
3. Titipan ke Politisi – Pesan khusus untuk Bapak Admin, Bapak Ketua, dan Para Politisi yang ada di grup AJ-PKF.
CATATAN REDAKSI ISTANA NETIZEN
Terima kasih Bung Padi Mas Sport. Suara Anda mewakili ribuan warga Flores yang masih tidur di tenda.
Ini bukan soal menolak MBG. Ini soal skala prioritas di masa darurat.
Makan penting. Tapi Rumah adalah syarat pertama agar anak bisa belajar, sehat, dan cerdas.
Kepada Pemerintah Pusat, DPR RI, dan DPRD NTT:
Dengar suara Padi Mas Sport dan warga AJ-PKF. Masa sanggah data 12-14 September 2026 ini jangan disia-siakan. Pastikan tidak ada 1 pun korban yang tertinggal.
Karena mencerdaskan bangsa dimulai dari memberi rasa aman di rumah sendiri. ***
—
Reporter: Tim ISTANANETIZEN.COM
Editor: AJ










