ISTANA NETIZEN COM, SOLO – JAKARTA – Langkah politik paling berani dan paling visioner dalam sejarah perjuangan pemekaran di Indonesia terungkap hari ini. Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores (P4KF) ternyata telah mendobrak Kota Solo untuk menembus Istana Negara Jakarta.

Bukti tanda terima surat resmi yang diterima redaksi Istana Netizen Com, Minggu 20 September 2026, menunjukkan P4KF telah menyurati Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka jauh sebelum ia menjadi Wakil Presiden RI.
FAKTA DOKUMEN OTENTIK:
Surat tersebut keluar dari Sekretariat Pusat P4KF, Rumah No.15, RT 10, RW 03, Waso Welu, Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong, Ruteng – Kabupaten Manggarai, Flores – NTT, pada 8 Mei 2023.
– Nomor: 227/SEKPUS-P4KF/RTG/MGR/V/2023 – Perihal: MOHON DUKUNGAN PEMBENTUKAN PROVINSI KEPULAUAN FLORES
– Nomor: 241/SEKPUS-P4KF/RTG/MGR/V/2023 – Perihal: MOHON KESEDIAAN BERAUDIENSI
Kedua surat resmi tersebut ditujukan kepada BAPAK GIBRAN RAKABUMING WALIKOTA SURAKARTA (SOLO) dan telah DITERIMA RESMI pada 31/5/23 di Kantor Sekretariat Daerah Kota Solo oleh staf bernama Khansa, dengan stempel resmi Pemerintah Kota Solo.
Dokumen ditandatangani Ketua Umum P4KF Adrianus Jehamat, dan Sekretaris Umum Siprianus Daman, S.Pd, dengan tembusan kepada Presiden RI di Istana Negara Jakarta.
STRATEGI BISIKAN ISTANA: DARI SOLO KE JAKARTA
Mengapa P4KF menyurati Walikota Solo? Ini alasan visionernya yang kini terbukti benar:
Jauh-jauh hari sebelum Gibran dicalonkan sebagai Wakil Presiden RI mendampingi Prabowo Subianto dan terpilih dalam pemilu nasional 2024, P4KF telah lebih awal meyakini kelak Walikota Solo yang adalah Putra Kandung Presiden RI ke-7 Ir. H. Joko Widodo akan memasuki lingkaran kekuasaan nasional.
Keyakinan politik inilah yang mendasari pilihan sikap P4KF memutuskan untuk menyurati Gibran Rakabuming Raka sebagai Walikota Solo memohon bantuan darinya selaku Putra Kandung Presiden Joko Widodo untuk “bisikan” NTT mekar menuju terbentuknya Provinsi Kepulauan Flores (PKF) secara langsung ke Sang Ayah selaku Presiden RI ke-7 saat berkunjung ke rumah kediaman pribadi Jokowi di Solo.
Isi surat P4KF sangat jelas:
_”…kami mengajukan surat perihal tersebut di atas kepada Bapak selaku Putra Terbaik Surakarta (Solo) sekaligus Putra Kandung Bapak Presiden RI Ke-7, dengan harapan kiranya berkenan menyediakan waktu untuk ditemui oleh P4KF guna mendapatkan tanggapan dan arahan lebih lanjut dari Bapak.”_
P4KF berharap, melalui bisikan Walikota Solo secara langsung ke Ayahnya yang saat itu menjabat sebagai Presiden RI, akan ada perhatian terhadap aspirasi masyarakat sembilan kabupaten di Flores untuk mekar dari Provinsi NTT menuju PKF.
Lebih jauh P4KF meyakini bahwa usai menjabat sebagai Walikota Solo, Sang Putra Presiden RI ke-7 itu akan “naik kelas” dan masuk dalam bursa politik suksesi nasional dan sungguh diyakini akan terpilih. Dalam keyakinan ini, Jika Gibran Rakabuming Raka duduk dalam singgasana kepemimpinan nasional, perjuangan NTT MEKAR menuju PKF Definitif kian mendapatkan perhatian dari tingkat nasional.
Dan prediksi gila itu TERBUKTI 100%. Hari ini 2026, Gibran adalah Wakil Presiden RI.
Operasi Solo ini ternyata adalah pintu pembuka dari operasi besar P4KF di Jakarta: Setelah Solo 31 Mei 2023, P4KF mendobrak Bappenas pada 6 Juni 2023 (Surat No.205 & 237) dan Kemenko Polhukam pada 13 & 15 Juni 2023 (Surat No.208 & 235).
Dari Solo Tembus Istana – Inilah bukti P4KF bukan panitia biasa, tapi arsitek politik pemekaran yang membaca peta kekuasaan nasional 2 tahun sebelum semua orang sadar.***
Redaksi: ISTANA NETIZEN COM











