RUTENG, ISTANA NETIZEN.COM – Selentingan beredar luas di kalangan ASN dan pelanggan PDAM Tirta Komodo pada Selasa sore, 1 September 2026. Kabar yang beredar menyebut masa jabatan Direktur PDAM Tirta Komodo Kabupaten Manggarai telah berakhir hari ini dan akan digantikan oleh pejabat baru dengan inisial LP.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pengumuman resmi dari Pemerintah Kabupaten Manggarai maupun Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Komodo terkait kebenaran informasi tersebut.
Masa Bakti 2021-2026 Resmi Berakhir
Diketahui, Direktur PDAM Tirta Komodo saat ini, Marselinus Sudirman, S.H, dilantik oleh Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut pada 1 September 2021 untuk masa bakti 5 tahun.
Selama 5 tahun terakhir, di bawah kepemimpinannya PDAM Tirta Komodo menghadapi berbagai tantangan: mulai dari penurunan debit mata air, gangguan distribusi, hingga desakan evaluasi dari masyarakat. Namun PDAM juga tetap berjalan dengan skema jadwal penyaluran dan mobil tangki untuk menjangkau pelanggan.
Posisi Dirut sebelumnya diisi oleh Klemens Man, S.H yang meninggal dunia pada 16 Agustus 2021 di Kupang.
Nama LP Muncul, Publik Menilai: “Bandingkan Prestasi”
Nama dengan inisial LP disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti. Namun belum diketahui secara pasti siapa sosok di balik inisial tersebut, apakah dari internal PDAM atau pejabat Pemkab Manggarai.
Di tengah isu ini, publik justru mempertanyakan tolok ukur pergantian.
“Kalau tujuannya hanya sharing power, buat apa ganti? Tapi kalau mau lebih baik, buktikan,” ujar seorang pelanggan di Kota Ruteng yang meminta namanya tidak disebutkan.
Kalimat senada juga mengemuka:
“LP, entah siapapun orangnya, Direktur PDAM yang baru nanti harus bisa menunjukkan kemampuan lebih dari yang sudah ada selama 5 tahun ini. Yang sudah ada menurut kami sudah banyak berbuat untuk kemajuan PDAM. Jika harus diganti dengan orang baru, apakah ada jaminan orang baru itu jauh lebih hebat?”
Tantangan Dirut Baru: Bukti Bukan Janji
Warga berharap siapapun yang ditunjuk mampu menunjukkan kinerja jauh lebih baik. Tiga PR besar yang disorot publik:
1. Memburu sumber air baru untuk menambah debit
2. Membenahi tata kelola agar distribusi tidak macet
3. Memperluas jangkauan layanan air bersih di seluruh Kabupaten Manggarai
_Istana Netizen Com_ masih berupaya mengkonfirmasi kebenaran isu ini kepada pihak Pemkab Manggarai dan Dewan Pengawas PDAM Tirta Komodo.***
Penulis / Reporter : Tim Redaksi Istana Netizen Com.
Editor : AJ
—










