ISTANA NETIZEN COM, RUTENG – Mengapa tiba-tiba berbagai klaim muncul dan akan banyak bermunculan dengan cerita runut dan padat setelah ini?

Jawabannya satu: Karena Media http://IstanaNetizen.com adalah satu-satunya media yang sangat concern pada penggalian sejarah perjuangan aspirasi masyarakat akan PKF sejak 1950-an hingga hari ini!
Dampak publikasi http://IstanaNetizen.com yang membongkar dokumen-dokumen panas, termasuk Undangan RAPIMNAS FORKONAS PPDOB 29 September 2026 di Gedung Joang 45 berdasarkan Keppres 37/2025 dan registrasi Kemendagri 337 DOB, membuat semua pihak yang pernah terlibat ingin meluruskan sejarah versinya!
Dan inilah fakta sejarah paling orisinal yang wajib diluruskan langsung dari sumber utamanya:
AKAR TUNGGAL: OPR BESUTAN ADRIANUS JEHAMAT
Semua bermula dari Organisasi Pengawasan Rakyat (OPR) besutan Adrianus Jehamat di Ruteng – Manggarai.
OPR inilah yang mengambil inisiatif membentuk wadah perjuangan kolektif mayoritas rakyat Flores, Lembata dan Alor di 10 kabupaten mulai dari Manggarai Barat hingga Alor sejak 2013 hingga saat ini.
Wadah bentukan OPR pada 8 Mei 2013 ini semula bernama Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Flores disingkat P4F.
Kemudian berubah nama menjadi P4KF (Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores).
Tambahan huruf K pada P4F menjadi P4KF erat kaitannya dengan perubahan nama calon provinsi dari semula FLORES menjadi KEPULAUAN FLORES berdasarkan usulan dan disepakati dalam Kongres Rakyat Flores Lembata (KR-FL) di Mbay – Nagekeo pada 20 Maret 2015 sebagai kelanjutan dari Kongres Rakyat Flores Lembata Alor (KE-FLA) di Bajawa – Ngada 25 Februari 2014.
VISI: PKF DEFINITIF !
P4KF hadir memperjuangkan Visi PKF DEFINITIF. Bukan wacana, bukan komite-komitean.
Bukti visi definitif itu adalah:
1. Telah mengajukan usulan resmi sebanyak 3 KALI kepada Pemerintah, DPR dan DPD RI di Jakarta sejak 2013, 2016, dan terakhir 2023.
Usulan terakhir inilah yang kini sudah teregistrasi di Kemendagri sebagai salah 1 dari 337 usulan pemekaran wilayah administratif pemerintahan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia per Desember 2024.
Dokumen lengkap dengan calon ibukota dan lahan seluas 31 Ha telah diajukan ke 14 pilar negara: Presiden, Wapres, Mendagri, Dirjen Otda, Ketua DPR RI, Ketua Komisi II DPR RI, Ketua DPD RI, Ketua Komite I DPD RI, Menkopolhukam, Menteri PPN/Bappenas, Pimpinan Parpol Nasional, Panglima TNI, Kapolri, dan Dll. Hal ini disampaikan Ketum P4KF Adrianus Jehamat kepada IstanaNetizen di Ruteng, Kamis malam 24 September 2026.
2. Sejarah panjang 1950-an hingga 2026 telah digali http://IstanaNetizen.com.
Dari perjuangan era 1950-an, hingga era KKP-3F dan KP3-FL 2002 di Wisma NTT Tebet Jakarta pimpinan Brigjen (Pol Purn.) Anton Tifaona dengan penasihat Frans Seda yang diklaim oleh Dr. Goris Lewoleba, http://M.Si (yang mengklaim dirinya sebagai salah satu pelaku) dalam testimoninya yang diterima redaksi Jumat siang 25 September 2026.
Hingga Mubes Orang Flores di Ruteng 31 Okt – 1 Nov 2003 yang menghasilkan nama Provinsi Flores dan calon ibukota Mbay, Ende, Maumere.
Hingga vakum dan bangkit kembali 2013 hingga saat ini melalui OPR.
3. Cap Garuda 9 Kabupaten Januari 2015 dan Kongres Mbay Maret 2015 adalah modal de facto.
Sembilan kabupaten dari Manggarai Barat mekar 2003 hingga Lembata mekar 1999 telah memberikan cap Garuda, yang menjadi dasar cakupan wilayah yang sudah melampaui syarat minimal 5 kabupaten sesuai UU 23/2014.
MENGAPA KLAIM AKAN TERUS MUNCUL?
Karena stanaNetizen.com membuka kotak Pandora sejarah!
Ketika kami mempublikasikan bahwa perjuangan PKF sejak 1950-an itu nyata dan P4KF 2013 adalah wadah kolektif 10 kabupaten dari Manggarai Barat hingga Alor yang sudah 3 kali mengajukan usulan resmi (2013, 2016, 2023), maka wajar jika berbagai pihak yang pernah terlibat di era 2000-an seperti yang diklaim Dr. Goris Lewoleba di era KP3-FL, ingin memberikan versinya.
Itu adalah dampak positif! Artinya publikasi http://IstanaNetizen.com berhasil memantik memori kolektif !
Tapi satu hal yang tidak bisa diklaim oleh pihak manapun: Hanya P4KF bentukan OPR 8 Mei 2013 yang memiliki visi PKF DEFINITIF, memiliki lahan 31 Ha, telah mengajukan 3 kali usulan resmi, dan teregistrasi dalam 337 DOB di Kemendagri per Desember 2024, serta siap membawa mandat itu ke RAPIMNAS FORKONAS PPDOB 29 September 2026 di Gedung Joang 45 yang akan membahas RPP Penataan Daerah dan Desartada berdasarkan Keppres No. 37 Tahun 2025!
Dari Flores 1950-an, Tebet 2002, Ruteng 2003, Bajawa 2014, Mbay 2015, hingga Jakarta 2026 – semua bermuara pada satu titik: PKF DEFINITIF!
Redaksi http://IstanaNetizen.com – Satu-satunya Media Penggali Sejarah PKF










