POLITIK HISTORI – FLASHBACK PEMILU

JAKARTA, http://ISTANANETIZEN.COM – Beda dari Habibie yang mundur kesatria dan Gus Dur yang dilengserkan paksa, Megawati Soekarnoputri turun tahta dengan cara paling demokratis: KALAH PEMILU!
Megawati naik jadi Presiden 23 Juli 2001 bukan karena Pemilu, tapi karena Gus Dur dimakzulkan MPR. Tugasnya hanya melanjutkan sisa jabatan sampai 2004.
Tahun 2004, sejarah baru terjadi! Untuk pertama kalinya rakyat Indonesia memilih Presiden langsung, bukan dipilih MPR.
Megawati yang saat itu petahana, maju lagi bersama Hasyim Muzadi dengan dukungan koalisi super gemuk: PDI-P, Golkar, PPP, PKB. Di atas kertas, MENANG MUDAH!
Tapi rakyat berkata lain!
HASIL PILPRES 2004 PUTARAN 2 – 20 SEPTEMBER 2004:
SBY – JUSUF KALLA: 60,62% – MENANG TELAK!
MEGAWATI – HASYIM MUZADI: 39,38% – TUMBANG!
KENAPA MEGAWATI KALAH TELAK?
1. EFEK SBY: SBY yang mundur dari Menteri Megawati dianggap pahlawan, tegas, dan harapan baru. Duet dengan Jusuf Kalla bikin suara luar Jawa solid!
2. ISU JUAL ASET NEGARA: Era Megawati dikenang karena jual Indosat, kasus BLBI tak tuntas, dan ekonomi lesu. Rakyat kecewa.
3. KOALISI GEMUK JADI BUMERANG:
Didukung banyak partai di DPR malah bikin rakyat antipati. Rakyat justru simpati ke SBY yang dikeroyok partai-partai.
Dengan kekalahan itu, Megawati resmi turun tahta 20 Oktober 2004 dan menyerahkan kursi Istana ke SBY. Turun tahta paling demokratis dalam sejarah Indonesia!
Penulis: Redaksi Istana Netizen Com
Tag: #Megawati #SBY #Pilpres2004 #SejarahPemilu #IstanaNetizenCom










