RUTENG, MEDIA ISTANANETIZEN COM – Senin Sore, 26 Oktober 2026

Gelombang dukungan untuk Provinsi Kepulauan Flores (PKF) pemekaran wilayah administratif pemerintahan Provinsi NTT terus membesar. Sekretariat Pusat Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores (P4KF) di Ruteng kembali kedatangan darah biru dari ujung timur Flores.
DONA M.A. FRANCIS DA SILVA, cucu kandung dari Raja Sikka Don Thomas Ximenes da Silva, asal Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, resmi mendaftar sebagai _Anggota Barisan Pejuang NTT Mekar dalam wadah P4KF_.

Pendaftaran berlangsung di Sekretariat Pusat P4KF di Ruteng, pada Senin sore, 26 Oktober 2026. Dona tercatat sebagai _pendaftar Nomor Urut 51_.
“Ini bukti PKF bukan hanya urusan Ruteng atau Bajawa, tapi dari Maumere, dari Kota Baru, Alok Timur – Srikandi Sikka, Cucu Raja Sikka ikut bergerak. NTT Mekar harga mati!” ujar Ketua Umum P4KF, Adrianus Jehamat, menyambut kehadiran Dona di sekretariat.
Kehadiran cucu Raja Sikka ini menambah panjang daftar pejuang PKF yang berasal dari Kabupaten Sikka – kabupaten yang pada 2015 lalu menjadi salah satu penandatangan utama Berita Acara Kesepakatan Bersama Pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Flores yang memenuhi _Pasal 37 UU 23/2014_.
Darah pejuang mengalir. Jika kakeknya Raja Don Thomas Ximenes da Silva pernah memimpin Kerajaan Sikka, kini cucunya melanjutkan perjuangan dalam bentuk baru: bersama P4KF memekarkan NTT demi kesejahteraan rakyat Flores-Lembata.
Dengan bergabungnya No.51 ini, P4KF menegaskan bahwa perjuangan PKF adalah gerakan rakyat Flores-Lembata dari _Labuan Bajo hingga Lewoleba, dari istana kerajaan hingga desa._
FLORES BERSATU – PKF PASTI JADI!
_Catatan Redaksi:_ Untuk menjaga privasi, NIK dan alamat lengkap tidak kami publikasikan. KTP asli telah diverifikasi di Sekretariat Pusat P4KF Ruteng.
—










