Beranda » Sejarah Baru Gereja Indonesia: Tiga Uskup Asal Flores NTT Dipercaya Takhta Suci Vatikan
ISTANA NETIZEN.COM, JAKARTA – Gereja Katolik Indonesia mencatat sejarah baru. Tiga uskup putra terbaik Flores, Nusa Tenggara Timur [NTT], terpilih sebagai Anggota Dikasteri Takhta Suci Vatikan.

Gambar tangkapan layar, dari kanan ke kiri gambar secaraberurutan : Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD
Uskup Agung Ende, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM, Uskup Bogor, dan Mgr. Siprianus Hormat, Pr
Uskup Ruteng.
Dikasteri adalah departemen administratif di Kuria Roma yang berfungsi membantu Sri Paus dalam menjalankan pemerintahan Gereja Katolik secara global. Lembaga ini memiliki peran strategis layaknya kementerian.
Tiga Nama Putra Flores di Kuria Roma
1. Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD
Uskup Agung Ende ini ditunjuk sebagai Anggota Dikasteri untuk Evangelisasi, pada Seksi Evangelisasi Awal dan Gereja-Gereja Partikular Baru, 30 Juni 2026. Penunjukan ini menjadi yang terbaru.
2. Mgr. Siprianus Hormat, Pr
Uskup Ruteng menjadi uskup asal Flores pertama yang terpilih sebagai Anggota Dikasteri. Ia ditunjuk menjadi anggota Dikasteri untuk Para Imam di Vatikan pada 28 Agustus 2025.
3. Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM
Pada Desember 2025, ia ditunjuk menjadi anggota Dikasteri untuk Lembaga Hidup Bakti dan Serikat Hidup Kerasulan. Ia menerima penunjukan di tengah isu yang menerpa dirinya sebelum mengundurkan diri pada Januari 2026. Kini ia berstatus sebagai uskup emeritus.
Dipilih Langsung oleh Vatikan
Pemilihan anggota Dikasteri merupakan keputusan dan wewenang Takhta Suci Vatikan, bukan atas usulan gereja lokal. Dasar pemilihan adalah karya pelayanan, teladan iman, dan pengalaman spiritual para uskup dalam menggembalakan gereja lokal.
Para uskup yang menjadi Anggota Dikasteri setidaknya mengemban tugas tersebut selama empat tahun, hingga periode 2029/2030.
Sebelum ketiga uskup asal Flores ini, jabatan Anggota Dikasteri di kalangan uskup Indonesia baru diemban oleh Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta, yang ditunjuk menjadi anggota Dikasteri untuk Evangelisasi pada 2020.
Flores: Lumbung Panggilan Gereja Dunia
Penunjukan tiga uskup ini menegaskan Flores sebagai pulau dengan panggilan religius yang terus bertumbuh subur. Setiap tahun, Flores melahirkan imam dan kaum religius baru. Kini para imam asal Flores berkarya di lebih dari 80 negara.
Lembaga pendidikan calon imam di Flores juga tercatat sebagai yang terbesar di dunia, baik untuk kategori diosesan maupun tarekat religius.
Dengan capaian ini, harapan akan semakin banyak wajah Flores di Takhta Suci Vatikan kian terbuka. Bukan mustahil, suatu saat nanti akan ada putra Flores yang meneruskan estafet kepemimpinan Santo Petrus.***
Penulis/Editor : Tim Redaksi Istana Netizen
Copyright © 2025 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.
Copyright © 2025 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.