ISTANA NETIZEN.com, LABUAN BAJO – Pemerintah bergerak cepat. Rp100 miliar anggaran khusus dari APBN digelontorkan untuk korban gempa Flores. Buktinya, 25 truk pertama berisi logistik dari Kementerian Pertanian RI dan Badan Pangan Nasional/Bapanas sudah tiba di Posko Tanggap Darurat BPBD Manggarai Barat, Labuan Bajo, Rabu sore, 19 Agustus 2026.
Labuan Bajo Jadi Pusat Logistik Flores Barat
Saking banyaknya bantuan yang datang, halaman Posko BPBD Mabar tidak muat. Sejumlah truk terpaksa diparkir di bahu jalan utama.
Proses bongkar muat langsung dikerjakan petugas gabungan TNI, Polri, dan ASN agar distribusi tidak terhambat.
Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman memastikan perintah pengiriman sudah keluar sejak hari pertama bencana, Sabtu 15/8/2026.
“Sabtu itu langsung kami ambil keputusan. Yang butuh beras Bulog kami telepon Dirut Bulog dan administrasi menyusul,” tegas Amran dalam konferensi pers di Kantor Bapanas, Selasa 18/8/2026.
Isi Bantuan & Target 100 Truk
Logistik 25 truk tahap pertama terdiri dari:
1. Beras
2. Makanan Siap Saji
3. Minyak Goreng
Seluruhnya akan disalurkan ke Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur – 3 kabupaten terdampak gempa M7.7 SR.
Dengan Bandara Internasional Komodo dan Posko BPBD Mabar sebagai titik transit, distribusi dilakukan via darat, laut, hingga udara ke wilayah yang terisolir.
Total bantuan yang dijanjikan pemerintah mencapai 100 truk. Artinya masih ada 75 truk lagi yang akan menyusul dalam beberapa hari ke depan

“Bantuan sudah kami kirim. Sampai hari ini kurang lebih sudah Rp100 miliar, itu baru beras, dan nanti mungkin minyak goreng,” lanjut Amran.
Gempa M7.7 Picu Tsunami
Untuk diketahui, gempa berkekuatan M7.7 mengguncang Flores pada Sabtu 15/8/2026 pukul 04.58 WIB. Pusatnya 30 km timur laut Mbay, Nagekeo, kedalaman 15 km.
BMKG mencatat gempa ini memicu tsunami di beberapa titik dan peringatan dini baru dicabut pukul 07.30 WIB. Hingga kini ribuan gempa susulan masih terjadi.
Amran menegaskan, prioritas pemerintah saat ini adalah memastikan warga terdampak tidak kekurangan pangan selama masa pemulihan.
Hingga berita ini diterbitkan, penataan logistik di Posko BPBD Mabar masih terus berlangsung.
Reporter: Tim IstanaNetizen Mabar
Editor: AJ
–











