ISTANA NETIZEN.COM, WAINGAPU — Desakan pemekaran dari Sumba dan Sabu Raijua kembali menguat. Kali ini datang dari Kader Senior PDI Perjuangan Sumba, Alexander Reda Mata Dapawole.

Ia meminta Pemerintah Pusat tidak menutup mata dan bisa mengabaikan moratorium pemekaran untuk NTT, sama seperti yang dilakukan untuk Papua.
Pernyataan itu disampaikan Dapawole, Rabu 8 Maret 2023 di Waingapu. Ia menyebut kondisi NTT dan Papua sama-sama tertinggal, sehingga layak dapat perlakuan khusus.
“Kemiskinan Harus Diputus Lewat Pemekaran”
Bagi Dapawole, pemekaran bukan soal gengsi. Ini soal memutus rantai kemiskinan dan mendekatkan pelayanan.
_”NTT ini provinsi kepulauan dan berada dalam ketertinggalan, sehingga membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah pusat agar bisa mengejar ketertinggalan. Angka statistik menunjukkan NTT sebagai provinsi miskin, sehingga kemiskinan ini harus diputus dengan cara melakukan pemekaran untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, yang lebih cepat, murah dan berkualitas”_
Ia mencontohkan dampak langsung jika Provinsi Sumba Sabu Raijua terbentuk. Warga tidak perlu lagi naik kapal atau pesawat ke Kupang.
_”Kalau ada Provinsi Sumba Sabu Raijua, maka tidak perlu kapal dan pesawat untuk berurusan di Kupang, tetapi cukup dengan kendaraan bermotor ke Kantor Provinsi. Ini sangat hemat biaya, waktu dan tenaga”_
Desak Pakai Skema Top Down Seperti Papua
Dapawole menyebut Papua bisa mekar 4 provinsi sekaligus meski moratorium masih berlaku. Karena itu NTT juga harus dapat perlakuan sama.
_”Kalau Pemerintah Pusat memberikan perhatian khusus kepada Papua dengan memberikan pemekaran, maka hal yang sama bisa dilakukan di NTT, karena sebenarnya sama-sama daerah yang tertinggal. Pemerintah bisa mengabaikan moratorium pemekaran untuk pemekaran di NTT, seperti yang dilakukan di Papua. Sebab, kondisi NTT tidak berbeda dengan Papua”_
_“Kalau bicara syarat, mungkin saja tidak semua syarat benar-benar dipenuhi di Papua, tapi bisa dilakukan. Papua masih memiliki kekayaan alam yang melimpah sementara NTT ini tidak seperti Papua, sehingga yang paling sulit itu sebenarnya NTT bukan Papua. Jadi bisa dengan top down atau bottom up”_
5 Kabupaten Siap, Target 2025-2026
Secara administrasi, cakupan Provinsi Sumba Sabu Raijua sudah jelas: Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, dan Sabu Raijua.
Dapawole menargetkan pemekaran bisa terealisasi 2025-2026. Ia juga meminta semua elemen di Sumba-Sabu bersatu memenuhi syarat dari bawah.
_”Kalau semua syarat sudah dipenuhi, kita meminta kepada pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera membahas pemekaran dan menyiapkan RUU untuk pembentukan provinsi. Ini keinginan yang sudah lama, sehingga kita harap bisa segera terwujud, karena Sumba dan Sabu Raijua juga mau mengejar ketertinggalan”_
Ia menegaskan, yang menolak pemekaran sama saja menolak kesejahteraan untuk anak cucu Sumba dan Sabu ke depan.
_”Pemekaran ini hanya untuk mempercepat kemajuan di Sumba dan Sabu Raijua, sehingga kalau ada yang tidak mau, berarti tidak mau ada kesejahteraan di Sumba Sabu Raijua”_
Penulis: Tim Redaksi http://IstanaNetizen.com
Editor: AJ










