ISTANA NETIZEN COM, RUTENG – Di tengah situasi darurat pasca bencana yang melanda Manggarai, Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit menyampaikan pernyataan yang sangat menyentuh dan penuh apresiasi. Video pernyataan tersebut diterima Redaksi ISTANA NETIZEN COM pada Kamis malam, 17 September 2026 pukul 21.30 WITeng.
Dalam video dengan opening “CEPAT PULIH MANGGARAIKU – PRAY FOR FLORES” dan “LEKAS PULIH MANGGARAIKU”, terlihat puing-puing bangunan roboh, atap seng berserakan, RSUD Ruteng yang harus membuka tenda-tenda darurat Keuskupan Ruteng di halaman, tenaga medis merawat pasien di tenda, hingga warga mengungsi di jalur air terjun.
Di tengah kepanikan itu, Bupati Hery Nabit justru memberikan hormat setinggi-tingginya kepada dua kelompok pahlawan:
Pernyataan Lengkap Bupati Manggarai Hery Nabit:
 “Saya harus mengatakan rasa hormat saya kepada dua pihak. Pertama tenaga kesehatan yang tetap berdiri melayani kami semua, melayani masyarakat Manggarai padahal kita tahu rumahnya sedang roboh, keluarganya sedang bersedih, keluarganya sedang berduka tapi semua tenaga kesehatan tetap berdiri melayani masyarakat.”

 “Pihak kedua yang saya harus hormati dan sampaikan apresiasi adalah kepala desa dan perangkat desa. Kepala desa dan perangkat desa seluruhnya tetap bekerja menyediakan data yang kami butuhkan, membagikan sembako dan begitu banyak hal yang harus didistribusikan dan semua harus dapat. Sesedikit apa pun itu. Apa pun bentuknya. Apakah beras satu kilogram, telur satu butir, Indomie satu tapi itu mereka usahakan untuk semua terbagi merata. Padahal pada saat yang sama mereka juga terdampak, mereka juga terluka, keluarganya juga korban. Menjadi korban.”
 “Pertama saya ucapkan terima kasih kepada mereka semua. Kedua saya minta tenaga, seluruh tenaga kesehatan, saudara-saudara saya kepala desa dan perangkat desa tetap menjadi orang terdepan yang menyalakan api harapan. Yang menjaga supaya api sekecil apa pun, api harapan itu tetap bernyala. Dan menjadi contoh untuk kami semua.”
Pernyataan Bupati yang mengenakan kemeja putih itu direkam di antara tumpukan bantuan telur, menunjukkan dirinya sedang berada di gudang logistik bencana.
KONTEKS BENCANA:
Video tersebut memperlihatkan kondisi RSUD Ruteng yang rusak, pelayanan dipindahkan ke tenda-tenda kuning bertuliskan “Keuskupan Ruteng”, petugas medis berjibaku, serta warga berjalan di atas tebing yang retak dan longsor.
Pesan Bupati Hery Nabit ini menjadi penguat bahwa di tengah duka Manggarai, api harapan tidak boleh padam. Dan api itu dijaga oleh Nakes dan Kades yang rumahnya sendiri roboh tapi tetap memilih melayani.
LEKAS PULIH MANGGARAIKU! PRAY FOR FLORES! ***
Penulis / Reporter : Tim Redaksi ISTANA NETIZEN COM
Editor: YT










