ISTANA NETIZEN COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan pernyataan sangat keras dalam wawancara eksklusif dengan Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia Wahyu Daniel, yang videonya diterima Redaksi Istana Netizen Com Kamis malam, 17 September 2026.
Dengan judul di video “PRABOWO SOROTI KEBOCORAN 34 TAHUN, KEKAYAAN RI DIATUR NEGARA LAIN”, Presiden Prabowo membongkar borok lama yang tidak pernah dikoreksi selama 34 tahun!
ISI PERNYATAAN PRESIDEN PRABOWO YANG CETAR:
 “Saya mau hentikan kebocoran 34 tahun yang tidak pernah dikoreksi! DSI – Bursa Mineral, bisa jelasin? Bapak tadi kan sempat bilang bahwa kita punya kekayaannya tapi yang ngatur harganya orang lain! Orang lain! Masuk akal nggak itu?”
Presiden kemudian menyentil para pakar yang menyerang kebijakan DSI (Domestic Stockpile? / Bursa mineral dalam negeri) nya:

 “Tapi yang saya maksud yang tadi itu ya 34 tahun begini-begini kan? Yang pakar-pakar yang nyerang saya terus, dia kan nggak pernah ribut selama 34 tahun! Dimana hak moral dia untuk hantam saya? Saya mau perbaiki ini kok!”
 “Saya mau hentikan kebocoran 34 tahun yang tidak pernah dikoreksi!”
Dengan nada tinggi, Prabowo menantang:
 “Saya mau tanya, pernah nggak sebelum saya muncul di DPR, saya buka ini, ada yang berani ngomong under invoicing? Nggak ada! Nggak ada! Saya nothing to lose, karena saya hanya bekerja untuk rakyat! Saya harus bertanggung jawab kepada rakyat! Makanya saya tanya ke DPR waktu itu: Kalian mau ini terus? Akhirnya mereka setuju kok, DSI semua partai!”
Presiden menegaskan bahwa semua partai di DPR RI sudah setuju dengan DSI untuk menghentikan kebocoran tersebut.
SINDIR KELOMPOK PENGGOYANG & ADU DOMBA:
Presiden Prabowo juga membongkar adanya kelompok-kelompok di luar yang mencoba menggoyang pemerintahannya:
 “Jadi ini ada kelompok-kelompok di luar yang ya biasalah ya kan goyang-goyang, Pak goyang-goyang. Goyang dan ini sudah lama, sudah ribuan tahun namanya itu adalah divide et impera, adu domba, pecah belah, adu domba pecah belah!”
Wawancara yang dilakukan di meja bundar besar Istana dengan latar bendera Merah Putih ini ditutup dengan logo CNBC INDONESIA.
Pernyataan ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo yang sejak 2024 telah menjadi Presiden RI untuk menghentikan kebocoran kekayaan negara yang sudah berlangsung 34 tahun, di mana Indonesia punya barangnya tapi harga diatur oleh bursa di negara lain.***
Penulis / Reporter : Tim Investigasi ISTANA NETIZEN COM
Editor: YT










