ISTANA NETIZEN COM, LABUAN BAJO – Inilah gelegar paling jujur dari dalam institusi yang selama ini diam! Untuk 2,2 juta jiwa di 9 Kabupaten cakupan Provinsi Kepulauan Flores, dengarkan suara dari Labuan Bajo!

“Kami sangat senang dan dukung upaya pemekaran wilayah administratif pemerintahan Provinsi NTT hingga terbentuknya Provinsi Sumba Saburaijua dan Provinsi Kepulauan Flores. Jika NTT MEKAR dan Flores provinsi sendiri, yang jelas POLDA NTT juga ikut mekar dan Flores punya Polda Sendiri. Kami Anggota Polri tidak sulit lagi terbang jauh-jauh ke POLDA NTT di Kupang seperti selama ini, makan waktu dan juga biaya akomodasi dan transportasi,”* ungkap sejumlah anggota Polri di Labuan Bajo yang minta agar nama mereka tidak dimediakan saat ditemui Ketum P4KF Adrianus Jehamat di Labuan Bajo, Pertengahan Juli 2026.
Pernyataan blak-blakan ini menjadi puncak dari gerakan panjang yang tak pernah surut!
Gerakan NTT Membelah Diri Menuju NTT MEKAR hingga terbentuknya Provinsi Sumba Saburaijua (PSS) dan Provinsi Kepulauan Flores (PKF) yang telah dicanangkan oleh Organisasi Pengawasan Rakyat (OPR) besutan Adrianus Jehamat selaku Inisiator P4KF di Ruteng pada Rabu 8 Mei 2013, tak pernah surut!
P4KF dengan visi PKF Definitif terus bergerak konsisten secara nyata dan terukur lintas kabupaten di Flores, Lembata, dan Alor hingga Kupang dan Jakarta sejak 2013 hingga saat ini!
DARI KOMISI NASROEN 1950-AN DI ENDE – AKAR 70 TAHUN!
Aspirasi ini ternyata sudah meledak 70 tahun lalu di Ende! Komisi Nasroen (Panitia Nasroen) dibentuk awal 1950-an oleh Kemendagri diketuai Mr. Mohammad Nasroen (1907-1968)Â bertemu mosalaki, dewan raja, dan partai politik di Ende. Di sanalah masyarakat Flores melalui partai politik menginginkan Provinsi Flores sendiri! Hal ini diungkap kembali Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya pada Kongres Rakyat Flores Lembata Alor di Bajawa 25 Februari 2014.
SURAT SAKTI BUPATI MANGGARAI 3 AGUSTUS 2013 – 8 BUTIR POKOK PIKIRAN!
Fondasi gerakan diperkuat Bupati Manggarai Drs. Christian Rotok, No. Pem.130/226/VIII/2013, Ruteng 3 Agustus 2013. Menjawab surat OPR 01 Juni 2013, Bupati menyebut inisiatif OPR bentuk P4F sebagai AWAL YANG BAIK untuk meringankan beban tanggungjawab negara sesuai PP 78 Tahun 2007.
Dalam 2 halaman lampiran, Bupati beri 8 butir sakti:
1. Temui Gubernur & DPRD NTT untuk arahan.
2. Dorong syarat: BPD minimal 2/3, Keputusan DPRD, SKB Bupati 10 Kabupaten.
3. IKP harus kajian ilmiah independen, tender terbuka, seminar desain, kriteria universal, dikukuhkan Keputusan Gubernur.
4. P4F harus temui otorita 10 Kabupaten.
5. Menjaring 881 BPD dari 1.322 desa/kelurahan dari 206 kecamatan se-Flores Lembata Alor.
6. Untuk Manggarai: 145 BPD dari 162 desa/kelurahan siap!
7. P4F sebagai pihak ketiga independen anjurkan gelar pertemuan akbar 10 Bupati & DPRD untuk penuhi syarat.
8. Inisiatif OPR/P4F adalah alternatif solusi atas kelemahan PP 78/2007Â yang tidak atur siapa koordinator!
BAJAWA 24 FEBRUARI 2014 – P4F HORMATI POLRI !
Usulan pertemuan akbar itu dijawab dengan Kongres Rakyat Flores Lembata Alor (KR-FLA) pertama di Kampus II UNDANA Aula Ine Sina Bajawa, 25-26 Februari 2014 !
Sehari sebelum kongres, No. K.58/P4F/II/2014, Bajawa 24 Februari 2014, Ketua P4F Adrianus Jehamat kirim surat ke Kapolres Ngada di Bajawa Perihal Permintaan Bantuan Pengamanan untuk KR-FLA yang dihadiri Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD 10 Kabupaten.

Salam penutup: Salam Satu Hati Untuk Provinsi Flores Definitif!
P4F hormati Polri sejak 2014!
LABUAN BAJO JULI 2026 – POLRI BALAS DUKUNG!
12 tahun kemudian, Polri balas dengan dukungan tulus! Anggota Polri di Labuan Bajo yang harus terbang Labuan Bajo-Kupang PP 2-3 juta, waktu 2-3 hari hilang, kini blak-blakan: Sangat senang dan dukung PSS & PKF!
Karena jika Flores provinsi sendiri, POLDA NTT ikut mekar dan Flores punya Polda Sendiri di Mbay !
Mbay Nagekeo yang ditunjuk Bupati Manggarai Barat sebagai calon Ibu Kota paling ideal secara geografis berimbang di jantung Flores, akan menjadi lokasi Polda Flores!
Labuan Bajo-Mbay hanya darat beberapa jam! Ende-Mbay dekat! Maumere-Mbay dekat! Larantuka-Mbay masih satu daratan!
Inilah solusi rentang kendali untuk 2,2 juta jiwa!
Ketua Umum P4KF Adrianus Jehamat, A.Md menegaskan:
“Gelegar dari Labuan Bajo ini adalah bukti paling afdol! 24 Februari 2014 kami minta bantuan pengamanan ke Kapolres Ngada, 2026 Anggota Polri di Labuan Bajo bilang mereka sangat senang dukung PSS dan PKF karena jika Flores provinsi sendiri, Polda NTT juga ikut mekar! Mereka tidak sulit lagi terbang jauh ke Kupang makan waktu dan biaya! P4KF dengan visi PKF Definitif terus bergerak konsisten nyata dan terukur sejak 2013 hingga kini lintas Flores Lembata Alor hingga Kupang Jakarta! Dari Komisi Nasroen di Ende, ke 8 butir Bupati Manggarai, ke KR-FLA Bajawa, ke dukungan Polri Labuan Bajo untuk Polda Flores di Mbay! Untuk 2,2 juta jiwa di 9 Kabupaten: Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata – NTT MEKAR HARGA MATI! PKF DEFINITIF! POLDA FLORES PASTI BERDIRI DI MBAY!”
Tim Redaksi: ISTANA NETIZEN COM
Penulis: Tim Polri & PKF
Editor: YT








