ISTANA NETIZEN COM, KUPANG – Final! Dua fakta sakral 2015 yang saling mengunci akhirnya terbongkar tuntas dan digabung jadi satu! Bukti Pemprov NTT tidak hanya merestui, tapi menunjuk langsung inisiator PKF !
FAKTA 1: SURAT SAKRAL PEMPROV NTT NOMOR PEM.135/145/II/2015!
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sekretariat Daerah, Jl. El Tari No.62 Kupang menerbitkan surat super penting!

Nomor: Pem. 135/145/II/2015
Sifat: PENTING!
Hal: Sosialisasi Pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Flores
Kupang, 01 Juli 2015
Kepada: 9 Bupati se-daratan Flores Lembata (Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata)
Isinya:
 “Dalam rangka merespon aspirasi warga masyarakat se-daratan pulau Flores dan Lembata tentang rencana Pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Flores sebagai pemekaran dari NTT, maka Pemerintah Provinsi NTT akan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Flores dalam tahun 2015.”

DIBAGI 4 ZONA MELEDAK:
ZONA BARAT di Labuan Bajo – Peserta: Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur
ZONA TENGAH di Ende – Peserta: Ende, Ngada, Nagekeo
ZONA TIMUR di Maumere – Peserta: Sikka, Flores Timur, Lembata
ZONA PUNCAK di Kupang – Peserta: 9 Kabupaten se-Flores Lembata
Setiap Kabupaten diminta kirim 10 orang: Bupati, Ketua DPRD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan! Jadwal menyusul, kontak: Kristianus Rony Tobu, ST – HP 085 239 030 273!
Ditandatangani a.n. Gubernur NTT, Sekda Fransiskus Salem, SH., M.Si! Tembusan Gubernur, Wagub, Ketua DPRD NTT, Ketua DPRD 9 Kabupaten!
FAKTA 2: SEJALAN DENGAN ITU – GUBERNUR FLR TUNJUK LANGSUNG ADRIANUS JEHAMAT!
Sejalan dengan surat 2015 itu, Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya melalui Kabiro Pemprov NTT menunjuk langsung Adrianus Jehamat selaku Ketua Organisasi Pengawasan Rakyat (OPR) yang menjadi Inisiator terbentuknya P4F di Ruteng 8 Mei 2013 yang kemudian menjadi P4KF di Mbay 20 Maret 2015!
Titah Gubernur FLR:
 “Ketua OPR, tolong rekomendasikan minimal 5 orang per kabupaten x 9 kabupaten = 45 orang sebagai utusan masyarakat untuk hadir dalam sosialisasi PKF di 4 zona!”
ARTI GABUNGAN DUA FAKTA: NEGARA + RAKYAT BERSATU!
Jika dijumlah: 90 orang utusan resmi Bupati (10 x 9) + 45 orang utusan masyarakat dari Adrianus Jehamat (5 x 9) = 135 TOKOH SAKRAL akan banjiri sosialisasi PKF!
Ketua Umum P4KF Adrianus Jehamat, A.Md dari Waso Welu Ruteng menegaskan:
 “Ini final! Dua fakta 2015 ini saling mengunci! Surat Pem.135/145/II/2015 bukti negara hadir dan merestui! Titah Gubernur FLR kepada saya bukti rakyat diakui! Saya inisiator P4F 8 Mei 2013 di Ruteng atas inisiatif 10 Bupati se-Flores Lembata Alor, saya gawangi KR-FLA 25-26 Februari 2014 di Bajawa difasilitasi SK Bupati Ngada 76/KEP/APU/2014, saya gawangi KR-FL 20 Maret 2015 di Mbay yang putuskan Flores jadi Kepulauan Flores dan P4F jadi P4KF sebagai solusi akomodir Solor, Adonara, Lembata, Pantar, Alor, Komodo, Rinca! Saya yang kirim surat 166/2022 ke Gubernur NTT di Kupang usulan DP-PKF minta jadi kenangan terbaik untuk 2,2 juta jiwa! Dan saya yang ditunjuk Gubernur FLR rekomendasikan 45 tokoh! Dari Hadakewa 1954, Mubes Ruteng 2003, OPR 2013, Bajawa 2014, Mbay 2015, Kupang 2015, Kupang 2022, kini Jakarta 2026 surati Presiden RI! Biaya ke Kupang Rp 5 Juta per orang kami pikul 63 tahun! NTT termiskin ketiga! Maka PKF DEFINITIF HARGA MATI! NTT MEKAR!”
Dokumen ini melengkapi 4 dokumen sakral sebelumnya dan didukung Polri Labuan Bajo Juli 2026: “Polda NTT ikut mekar, Flores punya Polda sendiri di Mbay!”
Tim Redaksi: ISTANA NETIZEN COM
Penulis: Tim Gabungan 2015
Editor: YT








