ISTANA NETIZEN COM, BORONG – Jangan pandang sebelah mata Kabupaten Manggarai Timur. Kabupaten yang mekar dari Kabupaten Manggarai pada tahun 2007 ini, kini di 2026 sudah berusia 19 tahun dan prestasinya mentereng: masuk nominasi sebagai salah satu dari 5 Calon Ibukota Provinsi Kepulauan Flores (PKF) berdasarkan hasil Kongres Rakyat Flores Lembata (KR-FL) di Mbay – Nagekeo pada 20 Maret 2015.

Hasil Kongres Mbay yang monumental itu menetapkan 5 calon ibukota berdasarkan abjad:
1. Borong – Manggarai Timur
2. Ende – Ende
3. Labuan Bajo – Manggarai Barat
4. Maumere – Sikka
5. Mbay – Nagekeo
Borong, ibukota Manggarai Timur, berada di urutan pertama secara abjad. Sebuah kehormatan besar untuk kabupaten yang saat kongres 2015 baru berusia 8 tahun!
Dan komitmen Manggarai Timur bukan kaleng-kaleng. Terbukti secara de jure, Manggarai Timur telah menandatangani BERITA ACARA KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA BUPATI MANGGARAI TIMUR BERSAMA PIMPINAN DPRD KABUPATEN MANGGARAI TIMUR DAN PANITIA PERSIAPAN PEMBENTUKAN PROVINSI FLORES (P4F) TAHUN 2015.
Bernomor: Pem.130/62/I/2015 dan 17SEKBER-P4F/I/2015, berita acara ini ditandatangani pada hari Kamis, tanggal 29 Januari 2015 bertempat di Kantor Bupati Manggarai Timur. Pertemuan ini dipimpin oleh Bupati Ngada selaku Ketua P4F bersama Bupati Manggarai Timur selaku Koordinator Wilayah dan Pimpinan DPRD Manggarai Timur selaku Pembina P4F.
5 Poin Pakta Integritas yang ditandatangani Manggarai Timur, sangat afdol dan konsisten:
1. Bersepakat membentuk Daerah Persiapan Provinsi Flores sesuai aturan yang berlaku;
2. Bersepakat untuk menjadikan wilayah Kabupaten Manggarai Timur sebagai bagian cakupan wilayah Daerah Persiapan Provinsi Flores;
3. Bersepakat menentukan satu lokasi calon ibukota Provinsi Flores berdasarkan hasil kajian ilmiah oleh lembaga yang independen;
4. Bersepakat menyediakan anggaran sesuai ketentuan untuk membiayai berbagai kegiatan pemenuhan persyaratan dasar dan administratif termasuk biaya kajian ilmiah penentuan lokasi calon ibukota;
5. Bersepakat untuk menerima dan menyetujui serta mendukung dimanapun lokasi calon ibukota Provinsi Flores yang ditentukan berdasarkan hasil kajian ilmiah oleh lembaga independen.
Poin 5 lagi-lagi menjadi kunci! Meski Borong adalah kandidat ibukota, Manggarai Timur dengan jiwa besar menyatakan siap menerima dan mendukung dimanapun ibukota PKF ditetapkan berdasarkan kajian ilmiah independen!
Dokumen bersejarah ini ditandatangani oleh tokoh-tokoh kunci Manggarai Timur:
– BUPATI MANGGARAI TIMUR, Drs. Yoseph Tote, M.Si
– WAKIL BUPATI MANGGARAI TIMUR, Agas Andreas, SH, M.Hum
– KETUA DPRD KAB. MANGGARAI TIMUR, Lucius Modo, http:M.Th
– WAKIL KETUA DPRD, Ir. Gorgonius D. Bajang
– WAKIL KETUA DPRD, Filfridus Jiman, SP
– KETUA P4F, Marianus Sae, http:S.AP
– SEKRETARIS P4F, Adrianus Jehamat
Dari mekar 2007 ke 2026, 19 tahun perjalanan Manggarai Timur. Dari kabupaten bungsu, kini menjadi calon pemimpin Flores. Borong siap! ***
Tim Redaksi http://IstanaNetizen.com










