ISTANA NETIZEN COM, BAJAWA – Kepingan puzzle Provinsi Kepulauan Flores semakin lengkap. Jika sebelumnya Lembata, Flores Timur, Sikka, dan Ende sudah teken, kini giliran Kabupaten Ngada.

Kabupaten Ngada menjadi *kabupaten kelima dari sembilan kabupaten* cakupan wilayah administratif Calon Pemerintahan Provinsi Kepulauan Flores yang secara resmi menandatangani Berita Acara Kesepakatan Bersama mendukung pembentukan Provinsi Flores.
Dokumen bersejarah itu adalah BERITA ACARA KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA BUPATI NGADA BERSAMA PIMPINAN DPRD KABUPATEN NGADA DAN PANITIA PERSIAPAN PEMBENTUKAN PROVINSI FLORES (P4F) TAHUN 2015.
Bernomor: 130.01/APU/29/03/2015 dan 25/SEKBER-P4F/III/2015, berita acara ini ditandatangani pada hari Senin, 16 Maret 2015 bertempat di Kantor Bupati Ngada.
Pertemuan konsolidasi ini dipimpin oleh Wakil Bupati Ngada dan Pimpinan DPRD Kabupaten Ngada bersama P4F.
Menariknya, Bupati Ngada saat itu adalah Marianus Sae,S.AP yang juga menjabat sebagai Ketua P4F. Artinya, Ngada memberikan contoh langsung: Ketua P4F mengikat kabupatennya sendiri terlebih dahulu sebelum mengikat kabupaten lain.
5 Poin Pakta Integritas yang ditandatangani Ngada, sama dan konsisten dengan 4 kabupaten sebelumnya:
1. Bersepakat membentuk Daerah Persiapan Provinsi Flores sesuai aturan yang berlaku;
2. Bersepakat untuk menjadikan wilayah Kabupaten Ngada sebagai bagian cakupan wilayah Daerah Persiapan Provinsi Flores;
3. Bersepakat menentukan satu lokasi calon ibukota Provinsi Flores berdasarkan hasil kajian ilmiah oleh lembaga yang independen;
4. Bersepakat menyediakan anggaran sesuai ketentuan untuk membiayai berbagai kegiatan pemenuhan persyaratan dasar dan administratif termasuk biaya kajian ilmiah penentuan lokasi calon ibukota;
5. Bersepakat untuk menerima dan menyetujui serta mendukung dimanapun lokasi calon ibukota Provinsi Flores yang ditentukan berdasarkan hasil kajian ilmiah oleh lembaga independen.
Lagi-lagi, poin 5 adalah kuncinya! Ngada yang adalah pusat perjuangan P4F, dengan tegas sepakat: Ibukota bukan hasil lobbying, bukan hasil baku klaim, tapi hasil KAJIAN ILMIAH INDEPENDEN. Dan dimanapun hasilnya, semua wajib dukung!
Berita Acara ini ditandatangani oleh para tokoh kunci Ngada:
– BUPATI NGADA, Marianus Sae, S.AP
– WAKIL BUPATI NGADA, Drs. Paulus Soliwoa
– KETUA DPRD NGADA, Helmut Waso
– WAKIL KETUA DPRD, Josef Bei, A.Md
– WAKIL KETUA DPRD, Selly Raga Tua, S.Pd, M.Sc
– KETUA P4F, Marianus Sae, S.AP
– SEKRETARIS P4F, Adrianus Jehamat
Dengan masuknya Ngada, maka sudah 5 dari 9 kabupaten sah secara de jure mendukung Provinsi Kepulauan Flores:
1. Lembata
2. Flores Timur
3. Sikka
4. Ende
5. Ngada
Sisa 4 kabupaten lagi: Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.
Perjuangan Provinsi Flores bukan wacana, tapi sudah 55% lebih secara administratif kabupaten telah mengikat diri sejak 2015 !***
Tim Redaksi http://IstanaNetizen.com










