ISTANA NETIZEN COM, RUTENG – Informasi paling memukau tentang Provinsi Kepulauan Flores (PKF) akhirnya terkuak langsung dari orang nomor satu perjuangannya!

Berbagai informasi mengejutkan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum P4KF (Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores), Adrianus Jehamat, di Ruteng – Manggarai kepada redaksi IstanaNetizen pada Kamis malam, 24 September 2026.
Adrianus Jehamat menegaskan, P4KF yang terbentuk sejak 2013 dengan visi PKF DEFINITIF bukanlah panitia wacana, melainkan panitia yang telah bekerja tuntas secara administratif negara!
Senyatanya, P4KF telah mengajukan USULAN ASPIRASI LENGKAP PKF beserta CALON IBUKOTA dan LAHAN SELUAS 31 HEKTARE yang disiapkan untuk pusat pemerintahan PKF ke semua pemegang kekuasaan tertinggi Republik Indonesia:
1. Presiden RI
2. Wakil Presiden RI
3. Menteri Dalam Negeri (Mendagri)
4. Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri
5. Ketua DPR RI
6. Ketua Komisi II DPR RI
7. Ketua DPD RI
8. Ketua Komite I DPD RI
9. Menkopolhukam RI
10. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala BAPPENAS
11. Pimpinan Partai Politik Tingkat Nasional
12. Panglima TNI
13. Kapolri
14. Dan lain-lain
Kepada IstanaNetizen di Ruteng, Adrianus Jehamat yang juga mantan Sekretaris P4F ini membeberkan bukti paling sahih:
“Usulan PKF sudah teregistrasi resmi di Kemendagri sebagai salah 1 dari 337 usulan pemekaran wilayah administratif pemerintahan Provinsi dan Kabupaten/Kota dari seluruh daerah di Indonesia per Desember 2024,” ungkap Adrianus Jehamat, Kamis malam 24 September 2026.
APA ARTI PENGAKUAN KETUM P4KF INI?
1. PKF BUKAN GERAKAN LIAR, TAPI SUDAH MASUK SISTEM KEMENDAGRI.
Dari ribuan wacana pemekaran, hanya 337 yang dianggap lengkap dan teregistrasi. PKF adalah salah satunya. Ini disampaikan langsung Ketum-nya di Ruteng!
2. SYARAT LAHAN 31 HA SUDAH TERPENUHI.
Syarat mutlak DOB provinsi adalah lahan pusat pemerintahan. 31 Ha sudah disiapkan dan dokumennya sudah ada di meja Presiden hingga Kapolri!
3. KONEKSI DENGAN CAP GARUDA 9 KABUPATEN 2015.
Lahan 31 Ha dan calon ibukota itu diperkuat dengan 9 Berita Acara cap Garuda dari Bupati dan Pimpinan DPRD 9 kabupaten se-Flores-Lembata (Manggarai Barat mekar 2003 hingga Lembata mekar 1999) pada Januari 2015, dan dikukuhkan dalam Kongres Mbay 20 Maret 2015 yang menetapkan 5 calon ibukota: Borong, Ende, Labuan Bajo, Maumere, Mbay.
4. KUNCI KEPRES 37/2025!
Pernyataan Ketum P4KF di Ruteng ini sangat sinkron dengan terbitnya Keputusan Presiden No. 37 Tahun 2025 tentang Program Penyusunan PP Tahun 2026 yang memerintahkan penyusunan RPP Penataan Daerah dan Desartada.*l
Artinya, 337 usulan yang sudah teregistrasi, termasuk PKF, adalah antrian pertama yang akan dieksekusi setelah Desartada menjadi PP!
5. MOMENTUM RAPIMNAS 29 SEPTEMBER 2026!
Apa yang disampaikan Adrianus Jehamat di Ruteng malam itu menjadi bekal paling berharga untuk RAPIMNAS AKBAR FORKONAS PPDOB Se-Indonesia pada Selasa, 29 September 2026 di Aula Gedung Joang 45 Jakarta yang akan dihadiri Wamendagri Dr. Bima Arya Sugiarto dan Dirjen Otda Dr. Cheka Virgowansyah.
PKF datang ke Jakarta bukan dengan tangan kosong, tetapi dengan registrasi Kemendagri, cap Garuda 9 kabupaten, lahan 31 Ha, dan dokumen yang sudah ada di Istana Negara!
Pesan dari Ruteng malam itu sangat jelas: P4KF 2013 sudah bekerja 13 tahun, dan PKF tinggal menunggu ketukan palu de jure!
Tim Redaksi http://IstanaNetizen.com – Laporan langsung dari Ruteng dan Jakarta










