MEDIA ISTANA NETIZEN COM – LAPORAN KHUSUS
JAKARTA, RABU 07 OKTOBER 2026.
WAKTU DAN TEMPAT PERTEMUAN:
Pertemuan eksklusif ini terjadi di Studio “GIBRAN BICARA Bersama Retno Pinasti” di Jakarta, pada Akhir November 2025. Acara ini adalah program talkshow khusus Wakil Presiden yang tayang di channel Vidio dan INDONESIA Channel. Di atas panggung hanya ada dua kursi putih, Gibran Rakabuming Raka dan jurnalis senior Retno Pinasti, dengan lantai proyeksi data interaktif.

JAKARTA, http://IstanaNetizen.com – Inilah data yang bikin geger Istana. Data itu ditampilkan di lantai studio, bukan di kertas.
Lembaga survei INDONESIA INDICATOR merilis hasil analisis persepsi publik terhadap Wapres Gibran Rakabuming Raka periode 20 Oktober 2024 hingga 27 November 2025.
Hasilnya mencengangkan. Gibran masuk kategori tokoh paling kontroversial di kabinet Prabowo:
PERSEPSI PUBLIK TERHADAP WAPRES GIBRAN:
– Ranking 1: Kontroversi Ijazah & Gugatan Rp125 Triliun – 62% NEGATIF, 38% Positif
– Ranking 2: Dinasti Politik & Nepotisme – 58% Negatif
– Ranking 3: Pelantikan Wapres Termuda – 78% Positif
– Ranking 4: Diplomasi Luar Negeri (G20, APEC) – 72% Positif
– Ranking 5: Program Lapor Mas Wapres – 63% Negatif
Isu ijazah menjadi penyumbang sentimen negatif terbesar. Itu yang langsung ditembakkan Retno Pinasti di menit 00:29:
“Boleh ditanggapi Mas Wapres?”
JAWABAN GIBRAN YANG TIDAK PERNAH DITAYANGKAN MEDIA LAIN:
Dengan santai, memakai setelan abu-abu dan kemeja putih, Gibran menjawab tanpa gugup:
“Ijazah sudah dipermasalahkan dari zaman saya Walikota. Sudah saya tunjukkan ke publik ijazah saya. Nanti kalau ada klipnya ya tunjukin saja, saya pernah menunjukkan ijazah saya waktu Walikota.”
Gibran menambahkan, sekolahnya di luar negeri bahkan sudah berinisiatif melakukan press release untuk menjelaskan. Tapi pro-kontra tetap ada.
“Pro dan kontra gini hal yang biasa dan ya ini kita anggap saja pernak-pernik demokrasi lah.”
1.035 PERTANYAAN NETIZEN: 28% TANYA IJAZAH ASLI ATAU PALSU
Fakta lebih panas muncul di menit 04:30. Retno menampilkan data Total 1.035 Pertanyaan Netizen yang masuk ke media sosial program tersebut.
Paling banyak ditanya apa? Bukan lapangan kerja, bukan program.
– 28,16% – Ijazah: Asli atau Palsu?
– 27,76% – 19 Juta Lapangan Kerja
– 19,44% – Lapor Mas Wapres
– 7,14% – Kapan ke Kampus?
Gibran tidak menjawab lagi soal asli-palsu, karena sudah dijawab di awal. Dia malah pamer kedekatan dengan kampus: sudah bicara AI di UPH, menerima mahasiswa Universitas Airlangga, dan IMM Muhammadiyah.
PUJI MEGAWATI DI TENGAH ISU IJAZAH
Yang bikin wawancara di studio Jakarta ini beda, Gibran justru memuji Megawati Soekarnoputri di saat hubungannya dengan PDIP panas:
“Dari zaman Walikota saya banyak dibimbing oleh Ibu Megawati Soekarnoputri. Saya kira beliau itu luar biasa, perempuan yang paling hebat di negeri ini.”
Dia juga mengaku bersyukur bisa belajar langsung dari tiga presiden: Megawati, Jokowi, dan Prabowo. Dari Mega dia belajar blusukan, dari Jokowi belajar kerja detail, dari Prabowo belajar keberanian dan rekonsiliasi.
DIHUJAT SE-INDONESIA, GIBRAN: TAK PERLU BAPER
Di akhir wawancara di studio tersebut, pertanyaan dari netizen @srihandayani_96 dibacakan:
“Saya mau nanya Pak, bagaimana perasaan Bapak ketika banyak yang menghujat Bapak semenjak menjadi Wakil Presiden?”
Gibran jawab pendek, tapi menohok:
“Tidak masalah sih, itu bukti bahwa demokrasi di negara kita berjalan dengan baik. Masukan, evaluasi, hujatan itu semuanya kita terima. Yang jelas ya kita tidak perlu baper, tidak perlu bersedih. Semua kekuatan kita fokuskan untuk memastikan visi misi presiden berjalan dengan baik.”
CATATAN REDAKSI ISTANA NETIZEN:
Wawancara ini terjadi di Jakarta, November 2025, beberapa bulan SEBELUM putusan MK 6 Oktober 2026 yang menyatakan tidak menemukan ijazah SMA Gibran.
Gibran bilang sudah pernah tunjukkan ijazah saat Walikota. MK bilang tidak menemukan ijazah. Dua fakta ini sekarang beradu.
Istana Netizen menunggu klip yang dijanjikan Gibran: “Nanti kalau ada klipnya ya tunjukin saja.”
Sampai hari ini klip itu belum muncul di publik.
Laporan: Tim Istana Netizen Com
Waktu: Akhir November 2025 (Data analisis hingga 27 Nov 2025)
Tempat: Studio GIBRAN BICARA Bersama Retno Pinasti, Jakarta
—










