JAKARTA, ISTANANETIZEN.COM – Nama Prof. Denny Indrayana mendadak viral dan mengguncang jagat politik nasional. Bukan tanpa alasan, pakar hukum tata negara itu melempar sayembara fantastis Rp 3 Miliar bagi siapa saja yang bisa menunjukkan ijazah SMA asli Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Tantangan ini langsung menyulut perdebatan sengit soal keabsahan syarat pendidikan Wapres.
Lalu, siapa sebenarnya Denny Indrayana, sosok di balik sayembara 3 miliar itu?
Berdasarkan penelusuran Redaksi Istana Netizen Com, Denny bukan orang sembarangan di dunia hukum.
Ia lahir di Kotabaru, Kalimantan Selatan, 11 Desember 1972. Lulusan Sarjana Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, ia melanjutkan studi Master Hukum di University of Minnesota, Amerika Serikat, dan meraih gelar Doktor dari University of Melbourne, Australia.
Denny tercatat pernah menjadi Guru Besar Hukum Tata Negara di UGM, dan pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM di era Presiden SBY.
Kini, ia dikenal sebagai pengacara konstitusi yang sering menangani sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung.
Mengapa Sayembara 3 Miliar?
Sayembara itu dilempar Denny di tengah kisruh penyetaraan ijazah Gibran. Publik mempertanyakan ijazah SLTA Gibran yang disebut berasal dari Orchid Park Secondary School Singapura, MDIS, dan UTS Insearch Sydney yang disetarakan lewat Surat Kemdikbudristek No. 86553/MPK.A/LL/2023.
Di video yang beredar, Denny menilai transparansi adalah kunci.
“Dan juga transparan,” ujar Denny dalam video di depan Gedung Supreme Court Australia, seperti dikutip redaksi Minggu (11/10/2026).
Bagi Denny, jika ijazah itu memang ada dan sah setara SMA, maka tunjukkan saja ke publik. Jika tidak, maka ini persoalan konstitusional serius terkait syarat Pasal 169 UU Pemilu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang berhasil mengklaim hadiah 3 miliar tersebut. Pihak Istana Wapres juga belum membuka dokumen ijazah secara utuh ke publik.
Analisis Istana Netizen Com:
Langkah Denny ini bukan sekadar cari sensasi. Sebagai profesor hukum tata negara, ia sedang menguji legitimasi moral. Sayembara 3 miliar adalah pressure test: Jika dokumennya ada, isu selesai dalam sehari. Jika tidak ada, maka bola panas ada di tangan DPR dan MPR.
Sumber: Video viral PQ7 / Integrity Lawyers
Penulis: Redaksi Istana Netizen Com | Minggu, 11 Oktober 2026
TAG: #DennyIndrayana #Sayembara3Miliar #IjazahGibran #GibranRakabuming #IstanaNetizenCom*
—










