TEROBOSAN! Usai Chat WA, Karopem NTT Telepon P4KF dan Undang Diskusi ke Kupang
KUPANG, Istana Netizen Com – Perjuangan Provinsi Kepulauan Flores (PKF) mendapat terobosan nyata di era Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.
Hanya dalam hitungan jam pada Senin pagi, 19 Oktober 2026, komunikasi yang berawal dari satu pesan WhatsApp singkat berubah menjadi undangan resmi untuk diskusi terbatas di Kupang.
Kronologi bermula pada pukul 08:15 WITA. Ketua Umum Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores (P4KF) Adrianus Jehamat di Ruteng mengirim japri langsung kepada Gubernur NTT.
> “Selamat Pagi Putra Terbaik NTT, Gubernur ke-9 NTT yg kami kasihi dan banggakan. Sehat terus dan sukses terus kedepannya. Tetap semangat Tolong share nomor WA Karopem NTT Saat ini. Demikian dan Terima Kasih mendahului ”
Gubernur Melki langsung merespons cepat dengan memberikan nomor WhatsApp Kepala Biro Pemerintahan (Karopem) Provinsi NTT, Naftaly Huky.
Pukul 08:22 WITA, Adrianus melanjutkan komunikasi ke Karopem:
> “Selamat pagi Bapak Naftaly Huky Karopem NTT. Mohon maaf ganggu waktunya. Nomor WA Bapak, telah kami peroleh dari Bapak Gubernur NTT saat ini.”
Dalam pesan itu ia menjelaskan perjuangan PKF sejak 1954, dua babak perjuangan 1954-2003 yang mentok di Mubes Orang Flores di Ruteng, dan 2013-sekarang di bawah Panji P4KF dengan Kongres Rakyat Flores Lembata KR-FL Alor /KR-FLA di Bajawa-Ngada 2014 dan Kongres Rakyat Flores Lembata/ KR-FL di Mbay – Nagekeo 2015 yang disepakati 9 Bupati se-Flores. Menyusul Rapat Kerja Daerah / Rakerda P4KF di Fatululi Kupang 2022, hingga Rapat Kerja Nasional / Rakernas P4KF di Gedung Djuang Jakarta 6 Juni 2023.
Ia juga menegaskan sisa satu syarat administratif sesuai UU 23/2014 : Persetujuan Bersama DPRD dan Gubernur NTT tentang Daerah Persiapan PKF.
Pukul 08:30 WITA, Karopem membalas:
> “Selamat pagi Pak. Terima kasih. Saya sementara rapat pimpinan OPD. Nanti saya hubungi kembali, Terima kasih”
Komitmen itu ditepati. Sesuai janjinya, Karopem menghubungi Ketum P4KF melalui sambungan telepon seluler pada Senin pagi itu juga. Komunikasi by phone berlangsung kurang lebih 10 menit.
Dalam telepon itu, Karopem meminta Tim P4KF berangkat ke Kupang Selasa, 20 Oktober 2026 untuk melakukan Diskusi Internal Terbatas sebagai tahap awal antara P4KF dengan Karopem, terutama berkaitan dengan perkembangan terkini seputar pemekaran wilayah administratif dan regulasi terkait.
Nanti setelah itu baru Karopem mempersilahkan P4KF untuk beraudiensi langsung dengan Gubernur NTT dengan saran agar tidak melibatkan terlalu banyak peserta, cukup perwakilan saja.
Saran itu diterima Ketum P4KF, namun soal waktu belum bisa secepat besok sesuai harapan Karopem.
“Terima kasih atas sambutan yang sangat hangat dan positif ini. Saran Pak Naftaly Huky sangat baik adanya, namun soal waktu belum bisa secepatnya karena kami harus konsolidasi internal dulu,” ungkap Adrianus dan dimaklumi oleh Karopem.
“Prinsipnya lebih bagus kita bertemu dan berdiskusi terbatas internal dulu, nanti setelah itu silahkan Tim P4KF beraudiensi langsung dengan Gubernur. Kalau besok belum bisa, Bapak-Bapak silahkan hubungi kami di Kupang kalau sudah siap untuk bertemu,” timpal Karopem.
Dengan demikian, dari sebuah japri singkat di Senin pagi, pintu dialog resmi antara P4KF dan Pemprov NTT di era Gubernur Melki Laka Lena telah terbuka lebar.
*Laporan: Redaksi Istana Netizen Com | Sumber: Sekretariat Pusat P4KF Ruteng, Senin 19 Oktober 2026*











