Beranda » “Ruteng Bersiap Jamu Ribuan Kader PMKRI: Bupati Hery Nabit Tegaskan Komitmen Daerah Tuan Rumah”
Ruteng, Istana Netizen.Com – Persiapan Kongres Ke-XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota Ke-XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia PMKRI Sanctus Thomas Aquinas di Ruteng terus digencarkan.
Agenda nasional yang berlangsung 19-25 Juli 2026 itu menjadi sorotan, mengingat ribuan kader dari berbagai provinsi akan hadir.
Panitia Pelaksana atau Organizing Committee melakukan audiensi dengan Bupati Manggarai Heribertus G.L. Nabit di ruang kerjanya pada Kamis, 18 Juni 2026.
Pertemuan tersebut menjadi langkah penguatan sinergi antara panitia dan Pemerintah Kabupaten Manggarai.
Hasil Survei Lapangan Dipaparkan Panitia
Ketua Panitia Pelaksana Irenius Asin menyampaikan hasil survei terkait kesiapan fasilitas pendukung. Fokus survei diarahkan pada ketersediaan penginapan peserta dan lokasi utama penyelenggaraan kongres.
Irenius menjelaskan Pemerintah Kabupaten Manggarai memiliki peran strategis dalam penyediaan fasilitas. Namun, hasil survei menunjukkan masih ada persoalan teknis yang perlu penanganan segera.
Beberapa fasilitas yang direncanakan masih memerlukan pembenahan agar layak menampung peserta yang diperkirakan mencapai ribuan orang.

“Panitia terus bekerja maksimal untuk memenuhi seluruh kebutuhan kegiatan. Mengingat skala yang sangat besar, dukungan penuh pemerintah daerah menjadi hal yang sangat penting,” ujar Irenius dilansir Obor Timur,.Com Jumat 19 Juni 2026
Ia menambahkan Kongres dan MPA PMKRI bukan hanya agenda internal. Kegiatan ini merupakan momentum yang akan membawa nama Kabupaten Manggarai ke sorotan publik nasional.
Pemerintah Daerah Komitmen Menyelesaikan Kendala
Bupati Hery Nabit merespons laporan panitia dengan cepat. Ia menegaskan pemerintah daerah memiliki komitmen penuh untuk menyukseskan kongres.
Berbagai kendala yang ditemukan panitia tidak boleh menjadi penghambat. Setiap persoalan yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor bersama organisasi perangkat daerah terkait.

“Persoalan yang disampaikan panitia akan segera kami tangani. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar rapat bersama dinas terkait agar kendala fasilitas, baik penginapan maupun tempat kongres, dapat diselesaikan secepatnya,” tegas Bupati Hery.
Bupati juga menyebut pelaksanaan kongres di Ruteng sebagai kehormatan dan tanggung jawab besar. Kehadiran kader PMKRI dari seluruh Indonesia menjadi kesempatan memperkenalkan budaya, keramahan masyarakat, dan potensi pembangunan Manggarai.
Tanggung Jawab Bersama Seluruh Masyarakat
Menurut Bupati Hery, kesuksesan kegiatan tidak hanya tanggung jawab panitia. Masyarakat Manggarai secara keseluruhan memiliki peran untuk menjaga nama baik daerah di hadapan tamu dari berbagai daerah.
“Kami mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Tamu PMKRI yang hadir nanti bukan hanya tamu organisasi, tetapi tamu seluruh masyarakat Manggarai. Mari bersama-sama menyukseskan kegiatan besar ini,” kata Bupati Hery.
Bupati dua periode itu menekankan keberhasilan kongres akan menjadi cerminan kemampuan daerah menyelenggarakan kegiatan berskala nasional. Karena itu, seluruh pihak harus memberikan pelayanan terbaik kepada peserta.
Citra Daerah dan Dampak Ekonomi
Bagi Bupati Hery, suksesnya kongres bukan hanya soal rangkaian sidang dan kaderisasi. Kegiatan ini berkaitan erat dengan citra daerah dan kehormatan masyarakat Manggarai sebagai tuan rumah.
“Kongres ini bukan hanya soal kegiatan PMKRI. Ini menyangkut harga diri Manggarai. Kita ingin setiap tamu pulang dengan kesan baik tentang daerah ini dan tentang kemampuan Manggarai menjadi tuan rumah yang ramah serta profesional,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mendapat apresiasi dari panitia. Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi modal penting untuk menyelesaikan persoalan sebelum kedatangan peserta.
Kongres Ke-XXXIV dan MPA Ke-XXXIII PMKRI diproyeksikan menjadi agenda nasional terbesar di Ruteng dalam beberapa tahun terakhir. Selain delegasi PMKRI, kegiatan ini akan dihadiri tokoh gereja, pemerintah, akademisi, dan alumni.
Dampaknya meluas hingga sektor ekonomi. Perhotelan, rumah makan, transportasi, dan usaha mikro kecil menengah diperkirakan memperoleh manfaat langsung selama penyelenggaraan kongres.
Dengan waktu persiapan tersisa sekitar satu bulan, panitia dan pemerintah daerah berpacu menuntaskan detail. Ruteng diharapkan benar-benar siap menyambut ribuan kader PMKRI dari seluruh Indonesia.
Momentum ini menjadi peluang bagi Manggarai untuk menunjukkan kemampuan sebagai daerah penyelenggara yang baik, ramah, dan membanggakan bangsa.***
Penulis / Editor : Tim Redaksi Istana Netizen
Copyright © 2025 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.