RUTENG, ISTANA NETIZEN.COM — Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit resmi mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor: 300.2.2/182/LX/2026 tentang Larangan Mengadakan Kegiatan Acara Seremonial selama masa tanggap darurat bencana gempa bumi di wilayah Kabupaten Manggarai.
Instruksi ini ditetapkan di Ruteng pada 4 September 2026 sebagai tindak lanjut dari Keputusan Bupati Manggarai Nomor 324 Tahun 2026.
Isi Pokok Instruksi: Tunda Dulu Pesta & Hajatan
Pemkab Manggarai memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik selama 14 hari, terhitung 29 Agustus – 12 September 2026.

Karena itu, Bupati menginstruksikan kepada seluruh Camat, Kepala Desa/Lurah, dan masyarakat untuk:
1. Menunda kegiatan seremonial
Masyarakat yang telah merencanakan pesta perkawinan, hajatan, atau acara seremonial lainnya diminta menunda pelaksanaannya sampai status darurat dicabut.
2. Pendekatan Persuasif
Camat dan Kepala Desa diminta melakukan pendekatan persuasif kepada warga agar memahami kondisi kedaruratan saat ini.
3. Koordinasi dengan Aparat
Seluruh unsur pemerintah desa dan kecamatan wajib berkoordinasi dengan Posko Komando Tanggap Darurat, TNI, dan Polri di wilayah masing-masing.
“Instruksi ini dikeluarkan untuk dipatuhi dengan penuh tanggung jawab demi keselamatan, ketenteraman, dan pemulihan seluruh masyarakat Kabupaten Manggarai,” bunyi instruksi tersebut.
Alasan: Keselamatan & Solidaritas Sosial
Pembatasan ini diambil dengan mempertimbangkan 3 hal utama:
1. Keselamatan bersama warga di tengah kondisi kedaruratan
2. Kelancaran penanganan bencana oleh tim di lapangan
3. Menjaga suasana keprihatinan dan solidaritas sosial bagi masyarakat yang berduka dan masih dalam proses pemulihan
Instruksi ini juga diteruskan kepada Gubernur NTT, Uskup Ruteng, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kajari, dan FKUB Manggarai.
Evaluasi 12 September 2026
Bupati Manggarai menegaskan pembatasan berlaku sampai 12 September 2026 dan akan dievaluasi sesuai perkembangan di lapangan.
Pemkab mengajak seluruh masyarakat Manggarai untuk tetap kuat, disiplin, dan bergotong royong menghadapi masa sulit ini.***
Reporter: Tim Redaksi Media Istana Netizen Com
Editor: Adrianus Jehamat










