JAKARTA, ISTANA NETIZEN.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengingatkan seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk waspada penipuan.
Modusnya, ada oknum yang mengatasnamakan dirinya maupun pimpinan BGN untuk menawarkan jasa membuka dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum beroperasi atau terkena suspend. Pelaku meminta imbalan uang.

“Itu bohong dan itu adalah tindak pidana penipuan,” tegas Sudaryono lewat akun Instagram resminya @sudaru_sudaryono, Minggu 30 Agustus 2026.
Ia menegaskan BGN tidak pernah menunjuk siapapun untuk membuka dapur SPPG atau meminta biaya.
“Kami tidak pernah mengutus siapa pun, tidak pernah memberikan otoritas kepada siapa pun untuk membuka, apalagi meminta imbalan uang,” tandasnya.
Sudaryono meminta korban segera melapor ke kepolisian jika ada yang menawarkan jasa tersebut.
Peringatan ini muncul saat BGN tengah melakukan pembenahan besar-besaran. Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut BGN telah memberhentikan 249 pengelola SPPG karena tidak disiplin.
Rinciannya: 183 pengelola diberhentikan sebelumnya, dan 66 pengelola lagi dicopot dalam sebulan terakhir di era manajemen baru.
“Kalau pengelola SPPG yang bertanggung jawab mengawasi makanan tidak ada di tempat, itu bahaya sekali,” ujar Zulkifli.
Data terbaru, BGN mencatat ada 27.415 SPPG yang aktif. Namun 463 SPPG masih belum memiliki data lengkap dan akan dicek langsung.
BGN berharap seluruh mitra fokus bekerja dan tidak percaya pada iming-iming oknum yang memanfaatkan nama lembaga.***
Reporter: Tim Istana Netizen Com
Editor : AJ










