ISTANA NETIZEN COM, RUTENG – Bukti tanda terima Surat Resmi yang diterima redaksi Istana Netizen, Sabtu 19 September 2026, mengungkap langkah serius Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores (P4KF) dalam menjaga keselamatan organisasinya.

Dalam rangka menjaga kemungkinan negatif adanya potensi gangguan keamanan fisik terhadap Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores (P4KF) dari pihak tertentu yang merasa terganggu akibat Gerakan NTT Membelah Diri Menuju NTT Mekar yang telah dicanangkan dan diperjuangkan oleh P4KF sejak terbentuknya di Ruteng pada 8 Mei 2013 sebagai wadah bersama segenap komponen masyarakat sembilan kabupaten di Kepulauan Flores, P4KF secara resmi melapor diri ke Markas Besar TNI.
BUKTI DOKUMEN DITERIMA SETUM TNI:
Berdasarkan dokumen Bukti Tanda Terima Surat milik P4KF:
Dokumen 01:
a. Tanggal Surat Keluar: 8 Mei 2023
b. Tujuan: Bapak Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono di Jakarta
c. Nomor: 229/SEKPUS-P4KF/RTG/MGR/V/2023
d. Perihal: MOHON DUKUNGAN
e. Lampiran: Satu Berkas
f. Tanggal Terima: 15 JUN 2023
g. Diterima: SETUM TNI* – Stempel DITERIMA 15 JUN 2023, Paraf Staf Panglima TNI
Dokumen 02:
a. Tanggal Surat Keluar: 8 Mei 2023
b. Tujuan: Bapak Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono di Jakarta
c. Nomor: 235/SEKPUS-P4KF/RTG/MGR/V/2023
d. Perihal: MOHON KESEDIAAN BERAUDIENSI
e. Lampiran: Satu Berkas
f. Tanggal Terima: 15 JUN 2023 – SETUM TNI
Mengetahui: Adrianus Jehamat, A.Md – KETUA UMUM PKF
DUA PERMOHONAN RESMI P4KF KEPADA PANGLIMA TNI:
Pertama, Keselamatan diri segenap Anggota P4KF di sembilan kabupaten di Kepulauan Flores: Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat, serta di Kupang dan Jakarta maupun kota lain di Indonesia dan luar Negeri.
P4KF menilai, gerakan pemekaran yang diperjuangkan secara konstitusional ini berpotensi menimbulkan resistensi dari pihak tertentu yang tidak menginginkan NTT dimekarkan.
Kedua, Mohon dukungan untuk meyakinkan Pemerintah tentang perlunya NTT Mekar menuju terbentuknya Provinsi Kepulauan Flores dengan kajian strategis TNI dari sisi pertahanan keamanan yang mensyaratkan perlunya NTT Mekar dengan segala implikasinya termasuk dari sisi pertahanan keamanan.
P4KF berpendapat, Pulau Flores yang berada di wilayah perbatasan selatan Indonesia dengan panjang garis pantai dan posisi strategis di ALKI, sangat membutuhkan kehadiran provinsi tersendiri untuk memperkuat sistem pertahanan dan keamanan nasional, yang selama ini telah menjadi bagian dari kajian strategis TNI.
Langkah P4KF melapor ke Panglima TNI ini menunjukkan bahwa perjuangan Provinsi Kepulauan Flores tidak hanya soal politik dan ekonomi, tetapi juga soal pertahanan negara dan keselamatan warga.***
Penulis/ Reporter : Tim Redaksi ISTANA NETIZEN COM.










