ISTANA NETIZEN COM, RUTENG – Sebuah dokumen bersejarah yang penuh haru masuk ke meja Redaksi Media Istana Netizen Com, Selasa 23 September 2026

Dokumen itu adalah Surat Pernyataan SETUJU PEMBENTUKAN PROPINSI FLORES dari seorang Tokoh Masyarakat Lembata yang telah 57 tahun berdomisili di Kabupaten Alor.
Surat cinta untuk tanah leluhur itu ditandatangani di Kalabahi pada 27 Agustus 2013 oleh SIMON PAULUS DULLY, Ketua Paguyuban Lembata di Kalabahi.
BUKTI SEJARAH: OPR ADALAH INISIATOR DAN PENDIRI P4KF
Dalam suratnya, Simon Paulus Dully menulis dengan jelas asal muasal surat yang ia terima:
Atas Surat Dewan Pimpinan Organisasi Pengawasan Rakyat (OPR) selaku Inisiator sekaligus pendiri Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores (P4KF) yang berpusat di Ruteng – Flores 2013, Nomor: K.259/OPR/VIII/2013 tanggal 8 Agustus 2013, perihal Susulan Pertama atas Surat Nomor: K.253/OPK/VI/2013, tanggal 1 Juni 2013 perihal Mohon Tanggapan, maka saya sebagai Tokoh Masyarakat Kabupaten Lembata, yang berdomisili di Kabupaten Alor (57 Tahun) menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
1. Propinsi Flores / Pulau Bunga harus dibentuk karena itu memang sudah terlalu lama direncanakan, bahkan merupakan kerinduan masyarakat.
2. Mendekatkan Pelayanan Pembangunan Kemasyarakatan, mengingat Propinsi Nusa Tenggara Timur, adalah Propinsi Kepulauan.
3. SDM dan SDA kita, Daratan Flores, Lembata dan Alor sudah sangat memadai.
Di akhir surat, ia menutup dengan doa tulus:
_“Semoga Organisasi ini memperjuangkan hingga sukses terbentuknya Propinsi Flores/ Pulau Bunga. SEMOGA”_
Kalabahi, 27 Agustus 2013
SIMON PAULUS DULLY
Ketua Paguyuban Lembata
MAKNA MENDALAM: KERINDUAN YANG TERLALU LAMA
Tiga poin yang disampaikan Simon Paulus Dully sangat simpatik dan menggugah. Ia tidak bicara soal politik praktis. Ia bicara soal KERINDUAN MASYARAKAT yang sudah terlalu lama direncanakan.
Ia juga menyoroti fakta geografis bahwa NTT adalah provinsi kepulauan, sehingga pelayanan harus didekatkan dengan pemekaran. Dan ia menegaskan bahwa SDM dan SDA Flores, Lembata dan Alor sudah sangat memadai.
Ketua Umum P4KF Adrianus Jehamat, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa OPR memang adalah inisiator sekaligus pendiri P4KF yang berpusat di Ruteng pada tahun 2013.
 “Benar, OPR adalah inisiator sekaligus pendiri P4KF tahun 2013 berpusat di Ruteng. Surat Bapak Simon Paulus Dully ini adalah dokumen sejarah. Beliau tokoh Lembata yang 57 tahun di Alor, tapi hatinya tetap untuk Provinsi Flores. Ini bukti bahwa perjuangan NTT MEKAR adalah kerinduan rakyat, bukan ambisi pribadi,” ujar Adrianus Jehamat.
Dengan adanya surat dari Kalabahi ini, semakin lengkap bukti bahwa dukungan untuk Provinsi Kepulauan Flores datang dari semua penjuru, bahkan dari diaspora di tanah rantau.***
Laporan: Tim Redaksi Istana Netizen Com
Editor: YT









