• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » “Diuji Lewat Kritik: Presiden Butuh Kecerdasan Emosional, Bukan Hanya Ketegasan”

“Diuji Lewat Kritik: Presiden Butuh Kecerdasan Emosional, Bukan Hanya Ketegasan”

Istana Netizen by Istana Netizen
Juli 28, 2026
in BERITA
0
“Diuji Lewat Kritik: Presiden Butuh Kecerdasan Emosional, Bukan Hanya Ketegasan”

Gambar tangkapan layar dari akun Facebook Rudi Sinaba, Senin 27 Juli 2026.

0
SHARES
39
VIEWS

ISTANETIZEN.COM, MAKASSAR –
Kita sering mengukur pemimpin dari keberanian, ketegasan, dan kemampuan berpidato. Padahal ada satu kualitas yang sering luput: kecerdasan emosional.

Gambar tangkapan layar dari akun Facebook Rudi Sinaba, Senin 27 Juli 2026.

Pertanyaan mendasarnya sederhana: mampukah seorang pemimpin mengendalikan emosinya saat menghadapi kritik?

BACAJUGA

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

Sebab memimpin negara bukan hanya soal mengendalikan keadaan. Ini juga soal mengendalikan diri sendiri.

Ketika Marah Presiden Didengar Jutaan Orang

Seorang pemimpin tetap manusia. Ia bisa marah, kecewa, tersinggung. Itu manusiawi.

Tapi ketika seseorang sudah menjadi presiden, emosi pribadi bukan lagi urusan pribadi.

“Ketika warga biasa marah, mungkin hanya sedikit yang mendengar. Ketika presiden marah di ruang publik, jutaan orang mendengar. Bahkan dunia ikut menilai,” tulis Rudi Sinaba dalam opininya.

Di era media sosial, masalahnya makin pelik. Pemimpin bicara 5 detik. Besok potongannya jadi meme. Lusa dibedah jutaan orang. Pemimpin mungkin sudah lupa. Internet tidak.

Karena itu, dalam komunikasi publik, niat tidak selalu sama dengan dampak. Maksudnya tegas, bisa ditangkap sebagai marah. Maksudnya membela, bisa ditangkap sebagai menolak kritik.

Dari “Siapa yang Menyerang Saya” ke “Apa yang Mereka Katakan”

Rudi mengingatkan, pemimpin yang matang memahami bahwa rakyat tidak hanya mendengar apa yang dikatakan, tapi juga bagaimana sesuatu dikatakan.

Di sinilah letak ujian. Bukan saat semua orang bertepuk tangan. Tapi saat ada yang berani berkata: “Pak, itu keliru.”

Masalahnya, kekuasaan sering menciptakan echo chamber. Di dalam ruangan penuh pujian. Di luar ruangan, rakyat punya penilaian berbeda.

Pemimpin yang cerdas secara emosional tidak hanya bertanya: “Siapa yang menyerang saya?”
Ia juga bertanya: “Apa yang sedang mereka katakan kepada saya?”

Yang pertama lahir dari sikap defensif. Yang kedua lahir dari kedewasaan.

Tegas Boleh, Marah Tidak Wajib

Rudi menegaskan, seorang presiden boleh tegas. Boleh keras dalam prinsip. Boleh mempertahankan kebijakan.

Gambar Ilustrasi oleh Tim Redaksi Istana Netizen

“Tetapi ketegasan tidak harus disertai kemarahan. Keberanian tidak harus disertai penghinaan. Kewibawaan tidak membutuhkan suara yang tinggi,” ujarnya.

Kadang jawaban paling kuat justru paling sederhana: “Saya mendengar kritik Anda.”

Itu bukan tanda menyerah. Itu tanda seorang pemimpin cukup kuat untuk mendengar.

Sebab presiden tidak hanya memimpin orang yang memujinya. Ia juga memimpin mereka yang tidak setuju dengannya. Itulah demokrasi.

Cermin dari Rakyat

Ketika seorang presiden berbicara tenang, dunia melihat kematangan. Ketika menjawab kritik secara rasional, dunia melihat kedewasaan. Tapi ketika komunikasi terlihat emosional dan reaktif, citra negara ikut terbawa.

“Kecerdasan emosional seorang pemimpin bukan diukur dari seberapa keras ia berbicara ketika mendapat tepuk tangan. Ia diukur dari seberapa tenang ia ketika mendengar kritik,” tulis Rudi.

Bukan dari seberapa cepat ia membalas, tapi dari seberapa dalam ia memahami.

Kekuasaan bisa mengumpulkan loyalitas dan tepuk tangan. Tapi kekuasaan tidak bisa membeli satu hal: kemampuan melihat diri sendiri secara jujur.

“Seorang pemimpin mungkin tidak kehilangan kewibawaannya karena terlalu banyak dikritik. Ia justru bisa kehilangan kewibawaannya ketika terlalu lama percaya bahwa dirinya tidak perlu dikritik,” pungkasnya.

Sebab rakyat tidak butuh pemimpin yang selalu menang debat. Rakyat butuh pemimpin yang mampu mendengar. Dan negara butuh pemimpin yang cukup dewasa untuk memperbaiki diri ketika rakyat menunjukkan cermin.***

 

Reporter : AJ

Editor : Tim Redaksi Istana Netizen

Previous Post

“Pulang ke Timur: Jokowi Disambut Rindu di Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Gajah Jadi Panggung Rakyat”

Next Post

Turun ke Bea Mese, Bupati Hery Nabit: Kesehatan Berkualitas Dimulai dari Mendengar Nakes”

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

September 12, 2026
GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

September 12, 2026
TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

September 11, 2026
RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

September 11, 2026
“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

September 10, 2026
DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

September 10, 2026
Next Post

Turun ke Bea Mese, Bupati Hery Nabit: Kesehatan Berkualitas Dimulai dari Mendengar Nakes"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

EDITORIAL: TANGGAP DARURAT USAI, UJIAN SEBENARNYA BARU DIMULAI

September 12, 2026
GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

GEMPA INI ALARM KERAS: GUBERNUR MELKI SURUH 7 KABUPATEN BANGUN FLORES YANG LEBIH TEGAR

September 12, 2026
TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

TANGGAP DARURAT DITUTUP 11 SEPTEMBER, 13.296 RUMAH DI MABAR MASUK BABAK PEMULIHAN

September 11, 2026
RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

RUSAK 19% TAK DAPAT BANTUAN? 169 DESA DI MABAR + 7 KABUPATEN DI FLORES KECEWA

September 11, 2026
“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

“JANGAN MENYERAH!” DI TENGAH PUING: GUBERNUR MELKI SAPA SISWA BORONG KORBAN GEMPA

September 10, 2026
DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

DIKRITIK DI PARIPURNA: KETUA KOMISI IV DPRD NTT SOAL PENANGANAN BENCANA “HANYA JADI JEMBATAN”

September 10, 2026

BERITA TERPOPULER

  • KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    KENAPA DOMINAN GEMPA ADA DI RUTENG – KUWUS ? INI 3 FAKTOR UTAMA BERDASARKAN DATA USGS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapan Gempa Flores Berakhir? BMKG Ungkap Perkiraan Waktu Gempa Susulan Berhenti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN TUNGGU! MENDAGRI MINTA KADES SE-FLORES KEJAR DATA RUMAH RUSAK DEMI BANTUAN CAIR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAMI JUGA KORBAN! Camat Lamba Leda Utara Bongkar Diskriminasi Bantuan Gempa Flores 7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru Saja! Gempa 5.7 SR Guncang Laut Flores Dekat Labuhanbajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In