NDOSO, MANGGARAI BARAT, ISTANA NETIZEN.COM | Minggu, 30 Agustus 2026 – Data resmi dari Kantor Camat Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat, Flores – NTT yang diterima Redaksi IstanaNetizenCom pada Minggu sore, 29 Agustus 2026, mencatat sebanyak 1.013 rumah di Kecamatan Ndoso terdampak gempa bumi Flores dan sedang dalam proses verifikasi.

Pendataan dilakukan oleh tim Enumerator dan Kompilator yang ditugaskan di 15 desa se-Kecamatan Ndoso.
RINCIAN KERUSAKAN PER DESA
Dari data “Konsep Pembagian Tugas Enumerator dan Kompilator Pendataan dan Verifikasi Rumah Terdampak Bencana Kecamatan Ndoso”, jumlah rumah terdampak paling banyak berada di:
1. Desa Tentang: 189 rumah – Tim: Petrus Kasiminus Tambar, S.P, Marsellinus Apri Ret, S.Sos, Ilham Hartono, S.TP
2. Desa Golo Keli: 131 rumah – Tim: Rikardus Syukur, S.AP, Leonardus Jemani, Amandus Patus, S.P
3. Desa Kasong: 77 rumah – Tim: Petrus Kasiminus Tambar, S.P, Marsellinus Apri Ret, S.Sos
4. Desa Raka: 76 rumah – Tim: Oswaldus Saidiman, S.P, Fabianus Padur, S.Sos
5. Desa Momol: 75 rumah – Tim: Frumensius Dengo, SE, Mikhael Rahmat Ranta, S.P
Sedangkan desa dengan jumlah terdampak paling sedikit adalah Desa Reneng Leju dengan 12 rumah.
PEMBAHASAN TUGAS: ENUMERATOR & KOMPILATOR
Pemerintah Kecamatan Ndoso membagi tugas menjadi 2 tahap survei:
Kebutuhan Enumerator: Total 26 orang ditugaskan ke 15 desa. Setiap desa minimal 1-3 orang enumerator yang bertugas turun langsung mendata dan memverifikasi kerusakan rumah warga.
Kebutuhan Kompilator: Total 4 orang yang bertugas menghimpun data dari enumerator. Yakni:
– Servasius Riaibus Wandur, ST untuk wilayah barat Ndoso
– Agustinus Wan S. Rancap, ST untuk wilayah tengah
– Oktavianus B. G. Sukut, ST untuk wilayah selatan
– Romanus Auryanto Efron, ST untuk wilayah timur
TUJUAN PENDATAAN
Pendataan ini merupakan langkah awal Pemkab Mabar untuk memastikan bantuan tepat sasaran pasca gempa 7,7 SR 15 Agustus lalu.
Data yang terkumpul akan digunakan untuk usulan bantuan perbaikan rumah, kebutuhan dasar, dan pemulihan pasca bencana.
Camat Ndoso menegaskan seluruh petugas diminta bekerja cepat, akurat dan berkoordinasi dengan kepala desa setempat. ***
Reporter: Tim Redaksi
Editor : AJ










