ISTANA NETIZEN.com, Nagekeo — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan publik. Dukungan datang dari Mantan Wakil Bupati Kabupaten Nagekeo, Marianus Waja.
Pernyataan itu disampaikan Marianus dalam diskusi Grup WhatsApp AYO JEMPUT PROVINSI KEPULAUAN FLORES (WAG-AJPKF) pada Selasa, 11 Agustus 2026.
“JANGAN LIHAT DARI KACAMATA POLITIK”
Menurut Marianus, MBG tidak boleh dipolitisasi. Program ini murni untuk menyelamatkan masa depan anak-anak di wilayah timur Indonesia, khususnya Flores.

`”MBG ini bukan soal siapa yang berkuasa. Ini soal anak-anak kita di kampung yang selama ini sarapan seadanya, bahkan tidak sarapan sama sekali sebelum ke sekolah,”` ujar Marianus.
Ia menilai, gizi buruk dan stunting masih jadi pekerjaan rumah besar di NTT. Karena itu MBG adalah langkah konkret pemerintah pusat yang harus didukung penuh oleh daerah.
MANFAAT LANGSUNG DIRASAKAN IBU DAN ANAK
Mantan Wabup 2 periode itu merinci 3 manfaat utama MBG bagi masyarakat Nagekeo dan Flores pada umumnya:
1. Mencegah Stunting: Asupan gizi teratur untuk 1000 hari pertama kehidupan dan anak sekolah.
2. Meringankan Beban Orang Tua: Ibu tidak lagi pusing mikir lauk untuk bekal anak. Uang bisa dipakai untuk kebutuhan lain.
3. Mendorong Ekonomi Lokal: Bahan pangan MBG diharapkan diserap dari petani, peternak, dan nelayan lokal Flores.

`”Kalau MBG jalan, maka warung, pasar, dan kelompok tani di desa ikut hidup. Ini efek berganda,”` tegasnya.
TITIPAN UNTUK PROVINSI KEPULAUAN FLORES
Di akhir pesannya di WAG-AJPKF, Marianus menitipkan harapan. Ia berharap jika wacana Provinsi Kepulauan Flores terwujud, maka program seperti MBG harus jadi prioritas utama.
`”Kita berjuang jemput provinsi bukan untuk jabatan. Tapi supaya kebijakan seperti MBG ini bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan orang Flores,”` pungkasnya.
`Suara Rakyat, Cermin Istana.`
– http://IstanaNetizen.com –
Reporter : Tim Redaksi Istana Netizen.
Editor : AJ










