ISTANA NETIZEN.com, BOLENG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat- NTT, belum berjalan. Padahal 1 unit Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah terbangun.
Hal itu disampaikan Camat Boleng, Yohanes Suhardi, S.Pt. kepada Redaksi _IstanaNetizen.com_, Kamis pagi, 13 Agustus 2026.
1 DAPUR TERBANGUN, NOL PENERIMA MANFAAT
Berdasarkan data dari Kecamatan Boleng, hanya ada 1 dapur SPPG yang sudah dibangun.
Lokasinya di Bentala, Desa Mbuit, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT.
Namun hingga saat ini dapur tersebut belum beroperasi sama sekali. Artinya belum ada anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, maupun balita di Boleng yang menerima manfaat MBG.

`”Jumlah dapur yang sudah dibangun di Kecamatan Boleng: 1 dapur. Lokasinya di Bentala, Desa Mbuit. Dapur SPPG Bentala, Desa Mbuit Kec Boleng belum beroperasi”` jelas Camat Yohanes.
KENA MORATORIUM BGN
Penyebab belum beroperasinya dapur tersebut adalah adanya moratorium dari Badan Gizi Nasional (BGN).
`“Jumlah dapur yang sudah dibangun tapi belum beroperasi: 1 unit dapur SPPG. Alasannya kena moratorium dari BGN”` ujarnya.
CAMAT: SEGERA OPERASIKAN
Camat Yohanes berharap BGN segera mencabut moratorium dan mengoperasikan dapur yang sudah terbangun di Boleng.
`”Tanggapannya: Mohon BGN segera mengoperasikan dapur yang sudah dibangun di Kec Boleng supaya terlayani kebutuhan kecukupan gizi anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui dan balita di Kec Boleng”` pintanya.
Kondisi ini menjadi perhatian, mengingat Boleng adalah salah satu kecamatan di Mabar yang memiliki banyak sekolah dan kelompok rentan gizi.***
`Suara Rakyat, Cermin Istana.`
_- http://IstanaNetizen.com -_
Reporter : Tim Redaksi Istana Netizen
Editor : AJ












Dalam kondisi gempa melanda NTT dimungkinkan kah bangunan MBG dijadikan dapur umum bagi pengungsi