Istana Netizen.com, Labuan Bajo –
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat merespons cepat dampak gempa bumi M7,7 di Flores. Bupati Edistasius Endi, S.E mengeluarkan Surat Edaran resmi terkait penyelenggaraan pendidikan selama masa tanggap darurat.

SE Nomor: PKO/800.1.3.2/Sekret/1184/VIII/2026 ditetapkan di Labuan Bajo, 17 Agustus 2026 dan ditujukan ke Dinas PKO, Pengawas Sekolah, serta Kepsek PAUD, SD dan SMP se-Kabupaten Manggarai Barat.
7 POIN INSTRUKSI BUPATI EDI
Dalam surat tersebut, Bupati menyampaikan 7 instruksi utama untuk memastikan keselamatan warga sekolah dan keberlanjutan pendidikan:
1. Pendataan Kerusakan: Mengidentifikasi dan mendata dampak ke fasilitas sekolah, guru, tenaga kependidikan dan siswa
2. Lapor ke Pemkab: Hasil pendataan dilaporkan melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Manggarai Barat
3. Utamakan Keselamatan: Memastikan siswa, guru dan masyarakat tidak berada di dekat bangunan sekolah yang retak berpotensi runtuh
4. Tolak Hoaks: Tidak menyebarkan info belum terverifikasi. Info resmi gempa hanya dari BMKG via http://www.bmkg.go.id dan aplikasi Info BMKG
5. Belajar Dari Rumah: Menetapkan BDR selama masa tanggap darurat, terhitung 18 Agustus sampai 28 Agustus 2026
6. Evaluasi Berkala: Kebijakan BDR akan dievaluasi sesuai perkembangan dan diumumkan kemudian
7. Percepat Pemulihan: Melakukan langkah efektif bersama berbagai pihak agar fasilitas pendidikan bisa beroperasi kembali dengan baik [Sumber: Surat Edaran Bupati Manggarai Barat]
DASAR HUKUM: STATUS DARURAT NTT & MANGGARAI BARAT
Keputusan ini mengacu pada SK Gubernur NTT No 305/KEP/HK/2026, SK Bupati Manggarai Barat No 229/KEP/HK/2026, dan Surat Pernyataan Bencana BPBD No BPBD.360/587/VIII/2026. Semuanya ditetapkan tanggal 15 Agustus 2026, sehari setelah gempa mengguncang.
Bupati menegaskan surat edaran ini wajib dipedomani dan dilaksanakan. Tembusan juga disampaikan ke Mendikdasmen RI, Gubernur NTT, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekda dan BKPSDM Manggarai Barat.
Dengan adanya kebijakan BDR, Pemkab berharap proses pemulihan infrastruktur sekolah bisa berjalan tanpa mengorbankan keselamatan siswa dan guru.***
Reporter: Tim IstanaNetizen
Editor : AJ










