Istana Netizen.com, Flores-
Berdasarkan video dan dokumen yang diterima redaksi http://IstanaNetizen.com, PDI Perjuangan terus memperkuat aksi kemanusiaan pasca gempa M7,7 di Flores, Sabtu 15/8/2026.
Ganjar Pranowo bersama pengurus pusat PDI Perjuangan didampingi pengurus Provinsi NTT dan pengurus kabupaten se-FloresĀ turut berjibaku hadir membantu menyalurkan bantuan dan merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama warga terdampak.
Penyaluran bantuan dilakukan menyasar 7 kabupaten: Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, hingga Sikka.
KERJASAMA BAGUNA DAN TIM RELAWAN
Melalui Badan Penanggulangan Bencana,/ BAGUNA, kader dan relawan partai bahu-membahu memastikan logistik sampai ke titik pengungsian.
Dalam dokumentasi sebelumnya terlihat Ibu Risma bersama Mbak Dokter Ribka Tjiptaning memimpin Tim Relawan Kesehatan menata bantuan di gudang posko. Keduanya tampak mengenakan rompi relawan berwarna merah-hitam.
Teks dalam dokumen menegaskan misi kemanusiaan ini:
“KERJASAMA BU RISMA & MBAK RIBKA TJIPTANING BAWA BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA DI NTT”
“Ibu Risma bersama Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Mbak Dokter Ribka Tjiptaning bersama Tim Relawan Dokter”
Armada truk dengan atribut PDI Perjuangan sudah disiagakan di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat untuk mendistribusikan bantuan ke titik pengungsian.
17 AGUSTUS DI TENGAH PENGUNGSIAN: NYANYI INDONESIA RAYA BERSAMA
Puncak kegiatan terjadi di Klinik Pratama Panti Nirmala, Ruteng, Manggarai, Senin 17/8/2026.
Dengan rompi relawan merah dan topi putih, Ganjar memimpin warga, tenaga medis, dan relawan menyanyikan _Indonesia Raya_.

Ā “Ibu bapak ibu, kita pas 17 Agustus ya. Sekarang kita bersama-sama nyanyi Indonesia Raya, siap? Siap”
ucap Ganjar dalam video.
Setelah itu Ganjar menyapa pasien satu per satu. Ia menjabat tangan pasien dewasa dan anak-anak, hingga menggendong bayi yang baru lahir. Momen haru juga terjadi saat Ganjar membagikan mainan dan bola kepada anak-anak pengungsi.
Ā “Bangsaku, rakyatku, semuanya. Bangunlah jiwanya. Bangunlah badannya. Untuk Indonesia Raya”
Kegiatan ditutup dengan yel “Merdeka! Merdeka!” bersama warga dan tenaga kesehatan di depan klinik.
Langkah cepat ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang masih dalam masa tanggap darurat pasca gempa, sekaligus meneguhkan semangat kemerdekaan: hadir untuk sesama.***
Reporter: Tim IstanaNetizen
Editor : AJ










