Istana Netizen.com, Kupang –
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena meminta warga terdampak gempa Flores yang belum menerima bantuan untuk tidak menunggu. Jika masih kesulitan makanan, minuman, tenda, selimut, atau kebutuhan dasar lain, warga dipersilakan mengambil terlebih dahulu di toko atau kios terdekat.
Pernyataan resmi itu disampaikan Gubernur NTT melalui akun Facebook-nya, Senin 17 Agustus 2026. Pembayaran nantinya akan diselesaikan oleh pemerintah melalui mekanisme penanganan darurat sesuai ketentuan yang berlaku.
MENGAPA KEBIJAKAN INI DIBUAT?
Kebijakan ini diambil pada tahap awal tanggap darurat karena masih banyak warga yang butuh pertolongan segera.

“Dalam kondisi bencana, keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh menunggu proses administrasi selesai.”
Kebutuhan dasar yang ditanggung: makanan, minuman, air bersih, tenda, selimut, sandang, dan lainnya.
TETAP ADA CATATAN & PERTANGGUNGJAWABAN
Gubernur menegaskan “ambil dulu, bayar kemudian” bukan berarti bebas. Ada 4 poin pengamanan:
1. Toko/Kios wajib mencatat setiap barang yang diberikan
2. Posko Tanggap Darurat bersama BPBD, TNI, Polri, Pemda, Kecamatan, Desa, RT/RW, Kepala Dusun/Kampung akan melakukan pendataan, verifikasi dan pemantauan
3. RT/RW & Kepala Dusun/Kampung diminta memastikan bantuan tepat sasaran agar tidak disalahgunakan
4. Seluruh transaksi menggunakan anggaran negara/daerah dan akan diverifikasi serta diperiksa oleh lembaga berwenang
BERLAKU SELAMA DARURAT
Mekanisme ini akan berhenti ketika bantuan reguler pemerintah sudah masuk dan kebutuhan warga di wilayah tersebut telah terpenuhi. Selama status tanggap darurat masih berlaku, penanganan dilakukan sesuai kewenangan dan aturan yang ada.
“Keselamatan warga adalah prioritas, tetapi setiap rupiah uang negara tetap harus dapat dipertanggungjawabkan.”
Reporter: Tim IstanaNetizen
Editor : AJ










