ISTANA NETIZEN.com, MANGGARAI BARAT – Gubernur NTT Melki Laka Lena ambil langkah tak biasa. Mulai Jumat 21/8/2026, orang nomor satu di NTT itu berkantor sementara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Tujuannya satu: mempercepat penanganan dampak Gempa Flores M7,7 agar tidak terhambat birokrasi.

“Penanganan harus cepat, terpadu, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” kata Gubernur Melki.
DARI POSKO DAMPEK LANGSUNG RAPAT DENGAN MENTERI
Sehari sebelumnya Kamis 20/8/2026, Gubernur Melki turun ke Posko Dampek, Kecamatan Lambaleda Utara, Manggarai Timur. Ia meninjau kondisi penyintas dan mendengar kebutuhan warga di masa tanggap darurat.
Malamnya, Gubernur Melki ikut rapat zoom bersama Mendagri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan Maruarar Sirait. Fokus pembahasan: percepatan perbaikan rumah warga terdampak.
3 hal penting yang disepakati:
1. Update data tiap hari. Gubernur Melki minta data kerusakan rumah direview terus. Sebab gempa susulan bikin rumah “rusak ringan” jadi “rusak berat”.
“Khusus untuk rumah, data yang ada sekarang berpotensi ada penambahan,” tegasnya.
2. Pakai skema gotong royong. Usul Mendagri Tito, perbaikan rumah juga libatkan warga seperti di daerah bencana lain.
3. BSPS segera jalan. Menteri Maruarar dorong Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya cepat diimplementasikan. Target awal 14 ribu unit rumah di NTT. Data harus `by name by address` biar tepat sasaran.
BARENG WAPRES GIBRAN Sidak 5 TITIK
Dari Labuan Bajo, Gubernur Melki bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming dijadwalkan meninjau langsung 5 titik di Manggarai Timur:
Posko Dampek, Posko Desa Waso, Posko Golo Conggo, Posko Sambi Rampas, dan SMAN 2 Sambi Rampas.
Dengan berkantor di Labuan Bajo, Pemprov NTT ingin memastikan perintah dari pusat langsung diterjemahkan jadi aksi di lapangan. Baik untuk tanggap darurat, maupun persiapan pemulihan dan rehabilitasi pascabencana.
“Pemerintah akan terus bergerak bersama masyarakat dan memastikan dukungan pusat jadi bantuan nyata,” tutup Gubernur Melki
Penulis : Tim Redaksi Istana Netizen
Editor : AJ










