ISTANA NETIZEN.com, BORONG –
Memasuki hari ke-11 pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi, Selasa 25 Agustus 2026.
Rakor dipimpin langsung Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. bersama Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, S.H., M.Hum., unsur Forkopimda, Sekda, dan pimpinan OPD teknis.
Data Terbaru Korban dan Kerusakan di Manggarai Timur
Bupati Agas dalam pemaparannya menyampaikan data terkini:
– Korban: 679 jiwa luka berat dan ringan
– Meninggal Dunia: 36 jiwa
– Pengungsi: 31.372 jiwa
– Rumah Rusak: 20.520 unit dengan tingkat kerusakan ringan, sedang, dan berat
– Infrastruktur Publik Terdampak: 19.567 unit, didominasi fasilitas sanitasi
Wilayah paling parah terdampak adalah Kecamatan Lamba Leda Utara dan Sambi Rampas dengan jumlah pengungsi masing-masing mendekati 14.000 jiwa. Disusul Lamba Leda Timur dan Lamba Leda Selatan.
Arahan Kepala BNPB: Percepat Data, Segera Masuk Fase Pemulihan
Kepala BNPB Suharyanto menegaskan penanganan harus cepat, tepat, dan berbasis data.

“Yang terpenting masyarakat tahunya rumahnya yang rusak itu diperbaiki dengan bantuan dari negara. Setelah itu yang rusak ringan dan sedang balik ke rumah. Makanya tolong segera dikunci datanya. Jangan sampai masyarakat terlalu lama tinggal di tenda. Kita harus segera masuk ke transisi,” tegas Suharyanto.
Ia juga meminta Pemkab Manggarai Timur hadir langsung di tengah masyarakat dan menyampaikan informasi penanganan secara transparan agar rasa aman warga terjaga.
Dukungan Logistik dan Operasional
Dalam diskusi, Polri melaporkan distribusi bantuan ke titik terpencil butuh waktu hingga 10 jam. TNI AL menyatakan siap mendukung dengan 2 KRI beserta fasilitas kesehatan dan logistik.
Sebagai bentuk dukungan, BNPB menyerahkan bantuan operasional kepada Pemkab Matim berupa:
1 unit mobil dapur umum, 1 unit kendaraan water treatment, dan 2 unit sepeda motor trail.
Komitmen Percepatan Pemulihan
Melalui rakor ini, Pemkab Manggarai Timur bersama BNPB berkomitmen mempercepat pendataan dan verifikasi kerusakan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pemulihan layanan dasar bagi masyarakat terdampak.***
Reporter: Tim Redaksi Istana Netizen
Editor: AJ










