• TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
ISTANANETIZEN.COM
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL
No Result
View All Result
ISTANANETIZEN.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Beranda » Frans Mado: Petani Perlu Bangun “Kerajaan Bisnis” agar Oligarki Tak Mendominasi Ekonomi Desa !

Frans Mado: Petani Perlu Bangun “Kerajaan Bisnis” agar Oligarki Tak Mendominasi Ekonomi Desa !

Istana Netizen by Istana Netizen
Mei 16, 2026
in LAINNYA
0
Frans Mado: Petani Perlu Bangun “Kerajaan Bisnis” agar Oligarki Tak Mendominasi Ekonomi Desa !
0
SHARES
41
VIEWS

ISTANA NETIZEN.COM – Tokoh Diaspora Flores di Australia asal Nagekeo, Frans Mado, mendorong petani di seluruh Indonesia untuk membangun kekuatan ekonomi berbasis komunitas. Hal itu ia sampaikan dalam percakapan tertulis di WAG AJ-PKF (Ayo Jemput Provinsi Kepulauan Flores) pada Jumat (15/5/2026).

Kesamaan dan Perbedaan antara Oligarki dan Petani

BACAJUGA

TELAAH ISTANA NETIZEN COM: JIKA GIBRAN MUNDUR, APAKAH PRABOWO WAJIB MUNDUR? MENGULIK TEORI SATU PAKET

GEGER PUTUSAN MK 6 OKTOBER! MK AKUI TAK TEMUKAN IJAZAH SMA GIBRAN, TAPI TOLAK DISKUALIFIKASI – PINTU IMPEACHMENT TERBUKA?

Menurut Frans, baik oligarki maupun petani sama-sama menghasilkan nilai ekonomi, namun perbedaannya terletak pada manajemen sumber daya.

“Oligarki hadir karena kemahiran mereka mengolah SDA dan SDM dalam sistem manajemen bisnisnya,” ujar Frans.

Franaiskus Mado, SP.

Ia menilai kekuatan oligarki terbentuk karena didukung SDM yang handal dalam mengelola kerajaan bisnis. Karena itu, ia mempertanyakan kesiapan petani untuk melakukan hal serupa di tingkat desa.

“Bagaimana petani juga membangun kerajaan bisnis di setiap kampung dari seluruh komunitas para petani, untuk hidup lebih sejahtera?” katanya.

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Frans juga menyoroti peran pemerintah pusat hingga daerah dalam melayani rakyat secara profesional dan bebas korupsi. Ia menyebut penguatan tata kelola pemerintahan sebagai kunci kemajuan bangsa.

“Negara ini kuat jika prinsip kekuasaan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kotamadya di se Nusantara itu betul-betul profesional dan tidak korupsi. Maka kemajuan NKRI menjadi negara sukses terbuka sekali peluangnya,” ujarnya.

Oligarki Perlu Bantu Masyarakat

Dalam refleksinya, Frans mempertanyakan apakah kekuasaan saat ini sudah bebas dari praktik korupsi. Ia juga mengajak para pelaku usaha besar untuk turut membantu masyarakat melalui sistem manajemen bisnis yang mereka miliki.

“Bagi mereka yang telah sukses menjadi oligarki di NKRI ini, apakah tabu Anda membantu rakyat di negeri sendiri dengan sistem manajemen bisnis yang Anda punya?” katanya.

DPR Tak Perlu diberi gaji, Cukup dikasih Tunjangan

Selain itu, Frans mengusulkan reformasi kelembagaan DPR RI untuk efisiensi anggaran. Ia mengusulkan jumlah anggota DPR dikurangi dan hanya menerima tunjangan, bukan gaji.

“DPR RI tak perlu diberi gaji. Cukup diberi tunjangan transportasi dan tunjangan aktivitas di wilayah dapilnya,” ujarnya seraya menambahkan :
“DPR RI cukup 50 orang saja. Terdiri dari ketua umum masing-masing partai, satu provinsi cukup satu orang, dan utusan profesi yang legal. Itu saja cukup. Hemat anggaran untuk Republik Indonesia,” tutur Frans.

Pendapat Frans ini menjadi bagian dari diskusi diaspora mengenai penguatan ekonomi kerakyatan dan reformasi kelembagaan di Indonesia.

Sementara itu, dilain pihak, Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais menyampaikan kritik terhadap kondisi politik nasional saat berbicara di hadapan kader pada Musyawarah Nasional Partai Ummat yang berlangsung di Sleman-DIY, dilansir Alasyinewsupdate Minggu (3/6/2026).

Amin Rais Soroti Peran Oligarki dalam sistem politik Indonesia era Pemerintahan Presiden Jokowidodo

Dalam pernyataannya, Amien menyoroti peran kelompok oligarki dalam sistem politik Indonesia sejak era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia menilai bahwa pengaruh modal besar memengaruhi pengambilan kebijakan di tingkat parlemen dan eksekutif.

Biaya politik yang tinggi membuat partai dan elit politik rentan tunduk pada kepentingan pemodal besar. Akibatnya, undang-undang yang disahkan tidak selalu berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Amien dalam pidatonya.

Amien juga menyinggung fenomena kemerosotan demokrasi atau _democratic backsliding_. Ia menyebut penurunan jumlah kelas menengah dalam lima tahun terakhir sebagai salah satu indikator melemahnya kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Amien menyampaikan tantangan kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia mendorong pemerintah untuk memperkuat kedaulatan ekonomi dan menindak tegas praktik mafia di sektor pertambangan yang dinilai merugikan negara.

Prof.Dr.H.Amin Rais,MAm

“Presiden harus berani melepaskan diri dari pengaruh kelompok pemodal dan mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang merugikan kepentingan nasional,” katanya.

Amien menyebut pidatonya sebagai bentuk peringatan agar pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap pengaruh kelompok kepentingan di lingkaran kekuasaan. Menurutnya, jika tidak ada perbaikan, visi “Indonesia Emas” berisiko tidak terwujud.

Tanggapan Publik

Pernyataan Amien Rais memicu diskusi di kalangan masyarakat. Beberapa poin yang menjadi perhatian publik:

1. Sejauh mana kebijakan pemerintah saat ini dipengaruhi oleh kepentingan kelompok pemodal?
2. Apakah langkah tegas terhadap mafia pertambangan perlu menjadi prioritas pemerintahan Prabowo?
3. Bagaimana cara menjaga demokrasi agar tidak dikendalikan oleh kekuatan modal besar?
***

Penulis/ Editor: Tim Redaksi Istananetizen.Com

Previous Post

Dua Sorotan untuk Indonesia: Frans Mado Dorong Petani Bangun Ekonomi Desa, Amien Rais Kritik Peran Oligarki !

Next Post

Pengamat: Ucapan Prabowo “Indonesia Tak Boleh Jadi Pasar & Rakyat Tak Boleh Jadi Kacung” Adalah Peringatan, Bukan Gagasan !

Istana Netizen

Istana Netizen

POSTERKAIT

Oktober 19, 2026
TELAAH ISTANA NETIZEN COM: JIKA GIBRAN MUNDUR, APAKAH PRABOWO WAJIB MUNDUR? MENGULIK TEORI SATU PAKET

TELAAH ISTANA NETIZEN COM: JIKA GIBRAN MUNDUR, APAKAH PRABOWO WAJIB MUNDUR? MENGULIK TEORI SATU PAKET

Oktober 13, 2026

GEGER PUTUSAN MK 6 OKTOBER! MK AKUI TAK TEMUKAN IJAZAH SMA GIBRAN, TAPI TOLAK DISKUALIFIKASI – PINTU IMPEACHMENT TERBUKA?

Oktober 7, 2026
MALAM INI NASIB GIBRAN DITENTUKAN! MK BACAKAN PUTUSAN IJAZAH SMA GIBRAN JAM 8 MALAM – DENNY INDRAYANA CS TUNTUT DISKUALIFIKASI, KUBU GIBRAN: SUDAH SETARA D1, JAUH MELEBIHI SMA!

MALAM INI NASIB GIBRAN DITENTUKAN! MK BACAKAN PUTUSAN IJAZAH SMA GIBRAN JAM 8 MALAM – DENNY INDRAYANA CS TUNTUT DISKUALIFIKASI, KUBU GIBRAN: SUDAH SETARA D1, JAUH MELEBIHI SMA!

Oktober 6, 2026

AKTA KETIGA PKF: DARI KONGRES MBAY 2015, KEPPRES 37/2025, HINGGA KODAM SOBE SONBAI 2026 – NTT MEKAR TINGGAL KETUK PALU GUBERNUR MELKI!

Oktober 6, 2026
MANTAN KETUA DPC PDIP MANGGARAI TIMUR WILI NURDIN DARI BORONG TURUN GUNUNG: LANGKAH P4KF SUDAH SANGAT TEPAT, FLORES WAJIB JADI PROVINSI, IBUKOTA JANGAN DIPERDEBATKAN!

MANTAN KETUA DPC PDIP MANGGARAI TIMUR WILI NURDIN DARI BORONG TURUN GUNUNG: LANGKAH P4KF SUDAH SANGAT TEPAT, FLORES WAJIB JADI PROVINSI, IBUKOTA JANGAN DIPERDEBATKAN!

Oktober 5, 2026
Next Post
Pengamat: Ucapan Prabowo “Indonesia Tak Boleh Jadi Pasar & Rakyat Tak Boleh Jadi Kacung” Adalah Peringatan, Bukan Gagasan !

Pengamat: Ucapan Prabowo “Indonesia Tak Boleh Jadi Pasar & Rakyat Tak Boleh Jadi Kacung” Adalah Peringatan, Bukan Gagasan !

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

BOCOR! DOKUMEN 20 MARET 2015: 9 BUPATI FLORES-LEMBATA SUDAH SEPAKAT PATUNGAN Rp 2,25 MILIAR UNTUK KAJIAN PROVINSI KEPULAUAN FLORES!

BOCOR! DOKUMEN 20 MARET 2015: 9 BUPATI FLORES-LEMBATA SUDAH SEPAKAT PATUNGAN Rp 2,25 MILIAR UNTUK KAJIAN PROVINSI KEPULAUAN FLORES!

Oktober 28, 2026
BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

BREAKING: Amakaka Menggema – Servasius Bengaman Daftar di Ruteng, Barisan PKF Tembus 54 Orang!

Oktober 27, 2026
LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

LEMBATA RESMI PUNYA KOMANDO! 8 Pejuang PKF Lewoleba Kantongi Mandat P4KF!

Oktober 27, 2026
P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

P4KF Dengar Jeritan Flores: Geothermal Ditolak, Energi Matahari, Angin & Arus Laut Jadi Jalan Mandiri Provinsi Kepulauan Flores!

Oktober 27, 2026
Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Gila! Flores Duduk di Atas Rp 13,5 Triliun – Tapi Masih Minta DAU? Ini Jawabannya!

Oktober 27, 2026
Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Petani Flores Nekat ke Istana! Dobrak Kantor KSP Moeldoko di Jakarta

Oktober 27, 2026

BERITA TERPOPULER

  • Mohon Doa dan Bantuan: Adik Jeksel Terbaring Lemah Melawan Tumor  di Rumah Sakit, Keluarga Berharap Mukjizat dan Uluran Kasih

    Mohon Doa dan Bantuan: Adik Jeksel Terbaring Lemah Melawan Tumor  di Rumah Sakit, Keluarga Berharap Mukjizat dan Uluran Kasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal di Polres Manggarai? PMKRI Ruteng Bongkar Dugaan Oknum Suruh Cuci Jaket Restina Tija, Forensik HP Dijadikan Alasan Gempa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BREAKING! SK HK/72/2026 TERBIT – MATIM RESMI TRANSISI DARURAT KE PEMULIHAN GEMPA M7,7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JANGAN SALAH FOKUS! Bivitri Ungkap Gugatan Ijazah Wapres Bukan Soal Tamat SMA atau Tidak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAH DUA KABUPATEN! MABAR & NAGEKEO SIAP BIAYAI PROVINSI FLORES 3 TAHUN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KATEGORI

  • BERITA
  • DAERAH
  • GAYA HIDUP
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
  • NASIONAL
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • OPINI
  • BERITA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM DAN KRIMINAL

Copyright © 2026 ISTANANETIZEN.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In