Istana Netizen.com, Manggarai –
Upaya penyaluran bantuan untuk korban gempa bumi M7,7 Flores terus dikebut. Per Senin 17 Agustus 2026 pukul 19.31 WITA, Posko Bersama Tanggapan Darurat Gempa Kabupaten Manggarai mulai mendistribusikan logistik ke sejumlah kecamatan terdampak.
Gempa yang terjadi Sabtu 15 Agustus lalu membuat ribuan warga mengungsi dan membutuhkan bantuan mendesak.
3 KECAMATAN JADI PRIORITAS AWAL
Tim distribusi Posko Bersama saat ini fokus ke Kecamatan Reok, Wae Ri’i, dan Langke Rembong. Penyaluran dilakukan bertahap sesuai stok di posko dan data korban sementara.
Sastri Ngajang, penanggungjawab pendistribusian logistik Posko Bersama menjelaskan pendistribusian tidak sama rata.

“Pendistribusian ini berbeda setiap wilayah tujuan karena disesuaikan dengan ketersediaan logistik di Posko. Selain itu, disesuaikan dengan data korban sementara yang tercatat.”
Petugas di lapangan juga merangkap mendata ulang kondisi korban untuk acuan penyaluran tahap berikutnya.
RINCIAN BANTUAN YANG DISALURKAN
Berikut rincian bantuan yang sudah didistribusikan per Senin malam:
1. Kecamatan Reok
Dipusatkan di Posko Pengungsian Barangkolong dan Golo Cita
Bantuan: 15 dus susu kotak
2. Kecamatan Wae Ri’i
Didistribusikan langsung ke kecamatan
Bantuan: 4 ikat telur, 20 dus mie instan, 12 liter minyak goreng kemasan
3. Kecamatan Langke Rembong
Melalui kecamatan lalu diteruskan ke 2 kelurahan
Bantuan: 48 dus mie instan, 12 ikat telur, 72 liter minyak goreng kemasan
15,37 TON BERAS SUDAH TURUN
Selain sembako, penyaluran beras juga masif dilakukan. Florianus Laot, Kabag Ekonomi Kabupaten Manggarai selaku penanggung jawab distribusi beras menyebut total beras yang sudah turun mencapai 15,37 ton.
Rinciannya:
– Langke Rembong: 0,5 ton
– Wae Ri’i: 3,05 ton
– Ruteng: 4 ton
– Lelak: 2,82 ton
– Cibal Barat: 2,1 ton
– Cibal: 2,9 ton
Khusus untuk Kecamatan Reok dan Reok Barat, distribusi berasnya langsung diambil dari Gudang Bulog Reok.
Posko Bersama memastikan penyaluran akan terus berlanjut seiring masuknya data baru dan bantuan tambahan dari pemerintah maupun relawan.***
Reporter: Tim Istana Netizen
Editor: AJ










